Angkasa Pura 2

Sebelum Natal, Bandara Ewer Papua Akan Dilengkapi Apron dan Terminal Serta Landasan Pacu Sepanjang 1.500 Meter

Bandara SDMSelasa, 9 Oktober 2018

EWER  (BeritaTrans.com) – Bandara Ewer,  Kabupaten Asmat, Papua  tengah dalam proses pembangunan dan perluasan. Bandara perintis  ini akan dilengkapi apron dan terminal penumpang yang lebih baik.

Selain itu, panjang landasan pau akan ditambah 400 meter, sehingga menjadi 1.500 meter sehingga bisa didarati pesawat yang lebih besar.

Demikian disampaikan Kepala UPBU Ewer, Pemkab Asmat, Papua M.Yasir  dalam perbincangan dengan Irjen Kementerian Perhubungan dan Tim dalam kunjungan  kerja ke Bandara Ewer, Selasa (9/10/2018).

Seperti diketahui, angkutan udara perintis di Bandara Ewer menjadi andalan warga Asmat dan sekitarnya termasuk para pejabat lokal atau dari pusat jika akan berkunjung ke Pemkab Asmat Papua atau sebaliknya.

Mereka harus terbang dengan pesawat perintis seperti jenis Caravan atau carter helikopter karena tidak setiap minggu ada kapal penumpang yang masuk ke Agats, Asmat baik kapal Pelni atau ASDP.

Dalam kunjungan kerja ke Bandara Ewer Papua, Irjen Kemenhub didampingi Inspktur I M.Anto Julianto dan Inspektur IV Imam Hambali serta staf. Hadir pula beberapa  pejabat lokal Papua, termasuk Kepala UPBU Moses Kilangin Timika, Mahendra.

Sejumlah Kendala

Pada kesempatan itu, M.Yasir  melaporkan bahwa kondisi tower ATC serta personelnya  pemandu lalu lintas udara Bandara Ewer masih kurang. Tower yang ada masih sangat sederhana dan terbuat dari bangunan kayu.

Kekurangan personel juga  terjadi pada bagian lain di Bandara Ewer tersebut. Menurut M.Yasir, pihaknya beroperasi dengan fasilitas dan personel yang sangat minim.

Masalah krusial lainnya, aku Yasir adalah sulitnya mencari pasokan air bersih khususnya di Bandara Ewer.  Untuk makan dan minum, terpaksa menggunakan air mineral seperti Aqua yang dipasok dari Jawa.

Sementara, untuk mandi dan mencuci, mengansalkan air hujan yang ditampung di bak plastik. Kuitas air tanah di daerag Ewer berwarga merah kecoklatan dan tak laik konsumsi.

Selesai Sebelum Natal

Pada kunjungan ke Bandara Ewer itu, Irjen Kemenhub  Dr.Wahju Satrio Utomo menegaskan, sesuai  arahan dan instruksi Menhub Budi Karya Sumadi,  pembangunan Bandara Ewer, Papua harus selesai sebelum  perayaan Natal tahun 2018 mendatang.

Sementara, progress pembangunan perpanjangan  landasan pacu  baru sekitar 16%. Kindisi hampir sama juga terjadi untuk pembangunan  apron dan terminal penumpang yang lebih representatis.

Terkait target tersebut, Tommy, sapaan akrab Irjen Kemenhub meminta  pihak kontraktor menambahkab pekerja bila perlu kerja lembur atau dua shift.

“Kalau hanya mengansalkan pekerja sekarang, akan sulit mencapai target selesai sebelum Natal,” sebut Tommy  di depan kedua rekanan  Kemenhub itu.

Selain itu, Tommy mengusulkan agar pihak kontraktor menambah alat-alat berat  dan SDM  yang andal guna mendukung penyelesaian pekerjaan di lapangan.(helmi)