Angkasa Pura 2

Bandara Mozes Kilangin  Bersiap Songsong PON 2020

Bandara SDMKamis, 11 Oktober 2018
IMG-20181012-WA0004

IMG-20181012-WA0005

TIMIKA (BeritaTrans.com) – Terminal Penumpang Bandara Mzes Kilangin, akan dibangun seluas 21.000 m2 itu diproyeksikan bisa melayani 7 juta penumpang per tahun. Selama ini, ada penerbangan reguler ke Timika.

Yang mendesat  segera diselesaikan, menurut  Irjen Kemenhub Wahju Satrio Utomo (Tommy), tahun 2020 mendatang akan digelar Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Papua.  Semua fasilitas dan infrastruktur transportasi seperti bandara harus siap beroperasi optimal.

Sedikitnya lima cabang olahraga akan dipertandingkan di Timika. “Jadi terminal penumpang Bandara Mozes Kilangin harus sudah beroperasi saat PON harus sudah beroperasi,” kata Tommy disela-selq kunjungan kerja (kunker) ke Timika, Papua.

Para penumpang tujuan Timika beragam, mulai warga masyarakat, pelajar dan mahasiswa, pekerja PT Freeport Indonesia serta para rekanannya. Selain itu ada juga pelaku bisnis lokal dan asing serta mobilits penduduk di daerah Papua yang makin tinggi.

Pantauan BeritaTrans.com dua hari di Timika, Garuda Indonesia yang mengoperasikan pesawat Boieng 373-800 NG selalu penuh. Selain itu, maskapai Sriwijaya Air, NamAir, Pelita Airservice, dan beberapa penerbangan perintis dari dan menuju Timika  selalu terisi penumpang.

Target Selesai Tepat Waktu

Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika,  Mahendra, pihaknya menargetkan pembangunan Terminal Penumpang Bandara Mozes Kilangin bisa selesai tepat waktu. Pembangunan terminal penumpang itu sedang dikebut penyelesaiannya oleh pihak kontraktor.

‘Saat pelakanaan PON nanti, pasti akan ada tambahan penumpang yang datang dan pergi ke Timika, terutama atlet dan official PON dari berbagai  provinsi di Indonesia.

“Implikasinya, pembangunan Terminal Penumpang Bandara Mozes Kilangin harus selesai tepat waktu, yang targetnya tahun 2019 mendatang,” kata Mahendra menjawab BeritaTrans.com di Timika, kemarin.

Jika terminal penumpang Bandara Mozes Kilangin sudah dioperasikan, maka pelayanan akan semakin baik. Saat PON nanti, yang datang ke Timika banyak, buan hanya atlet san official. Tapi ada juga wisatawan lokal atau asing yang harus dilayani dengan baik.

“Penumpang bisa baik dan turun di terminal dengan baik. Selanjutnya pulang ke rumah masing-masing atau melanjutkan penerbangan ke kota lain dengan enak dan nyaman selama di daam bandara,” tegas Mahendra.(helmi)

loading...