Angkasa Pura 2

Begini Kronologi Insiden Kapal VOC Batavia dengan Super Tanker MT Pacific Crown di Perairan Anambas

DermagaKamis, 11 Oktober 2018
2018-10-11 16.33.46

ANAMBAS (BeritaTrans.com) – Kapal penumpang VOC Batavia dengan 153 penumpang terlibat insiden dengan kapal MT Pacific Crown (kapal super tanker) di perairan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (11/10/2018) siang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Anambas Andi Agrial, yang menjadi salah satu penumpang di kapal VOC Batavia, mengemukakan insiden itu terjadi pada pukul 13.14, saat kapal VOC Batavia berlayar dari Jemaja, Anambas, menuju Tanjungpinang. Sebelumnya kapal VOC Batavia berlayar dari Jemaja, Anambas.

“Saat kejadian cuaca memang sedang kurang bagus. Hujan deras dan berkabut. Mungkin karena itu kapal tanker menabrak kapal yang ditumpangi kami,” jelasnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id melalui sambungan telepon seluler.

KRONOLOGI INSIDEN

Sementara itu data yang didapat BeritaTrans.com dan Aksi.id menyebutkan kronologi sebagai berikut:

Kamis 11 Oktober 2018 Pukul 13.14 WIB bertempat di Laut lepas (alur pelayaran) pada posisi 01°42.885 U -104°42.616 T telah terjadi Laka laut MV Voc Batavia (Feri rute TRP-TPI) terlibat insiden dengan MT Pacific Crown (Kapal Super Tanker).

I. Data Kapal
A.
- Nama kapal: MV VOC Batavia
- Pemilik: PT. Global Line
- Bendera: Indonesia
- Jenis: Feri Cepat
- Tonage: 1368/GGa. GT
- Kapten: Zainal/ Tanjung Pinang
- ABK: 10 WN Indonesia
- Penumpang : 153 WN Indonesia

B.
- Nama Kapal: MT Pacific Crown
- Bendera: Tak diketahui
- Jenis : Dugaan sementara (Super Tanker)

II. Kronologis kejadian:

1. Pukul 13.10 Wib kapal MV VOC Batavia dengan kecepatan 23 Knot jarak pandang ke laut 700 Meter.

2. Pukul 13.14 Wib, pada jarak pandang 500 meter 1 kapal tanker terlihat. Namun MV Voc Batavia masih pada kecepatan 23 Knot kemudian pada jarak 100 meter baru nahkoda MV. VOC Batavia menurunkan kecepatan kemudian benturan terjadi dengan MT Pacific Crown.

2018-10-11 16.20.39

3. Pukul 13.18 Wib diketahui 1 orang penumpang (posisi di luar atas lambung kiri MV VOC Batavia) menjatuhkan diri ke laut akibat benturan. Selanjutnya kapal MV Voc memutar haluan kapal untuk mengevakuasi 1 orang penumpang yang terjatuh ke laut. Selanjutnya penumpang dapat diselamatkan oleh abk MV VOC Batavia menggunakam lifeboat.

4. Pukul 13.20 Wib Abk mesin MV VOC Batavia melaks pengecekan ruang mesin kapal dengan hasil tidak ada kerusakan.

5. Pukul 13.24 Wib Kapal MV VOC Batavia melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Pinang (Dermaga Sri Bintan).

III. Korban :
- Nama: Ta’ali
- Alamat: Buton Bau bau / Sulawesi Tenggara
- Pekerjaan: Nelayan

IV. Cuaca pada saat kejadian :
Menurut release Info Stamet Tarempa :
- Gelombang :
• Bintan : 0.1-0.5 m
• Anambas : 0.1-1.0 m
- Suhu : 24-32°
- Arah Angin : Barat Laut – Timur Laut
- Kecepatan Angin : 5 – 30 Knot

V. Catatan kejadian :

Kerusakan kapal :
a. Lambung kiri kapal (bagian atas rusak pecah/retak hingga bagian dalam kapal sepanjang 1.5 Meter.

b. Reling bagian atas lambung kapal rusak berat.

c. Tiang anjungan patah.

d. Lambung kiri samping haluan kapal rusak parah

e. 1 orang penumpang yang menjatuhkan diri kelaut pada saat benturan sudah diselamatkan mengalami sesak/susah nafas (diduga masih trauma) masih dalam penanganan seadanya selama dikapal.

f. Keterangan korban melompat ke laut karena panik kapal sudah menabrak dan lambung atas kapal rusak pada reling sehingga korban spontan melompat kelaut.

VI. Kesimpulan :
1. Pada Saat MV VOC Batavia melaks pelayaran cuaca dalam kondisi cerah pada saat di laut anambas, namun pada saat sudah mendekati laut Bintan cuaca hujan deras sehingga mengakibatkan jarak pandang minim. (awe).

loading...