Angkasa Pura 2

Saatnya Angkasa Pura II Fokus Kepulangan Kontingen Asian Para Games

Bandara KokpitSenin, 15 Oktober 2018
IMG-20181015-WA0007

IMG-20181015-WA0005

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Saatnya Angkasa Pura II fokus untuk melayani kepulangan kontingen Asian Para Games 2018 ke negara asalnya bersamaan dengan usainya perhelatan.

Mengusung konsep ACTIF yakni Airport capacity; Communication; Traffic routes; Infrastructure dan Facility (technology), Angkasa Pura II telah terus meningkatkan sarana dan prasarana Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam memaksimalkan dukungan terhadap keberlangsungan Asian Para Games 2018.

Hingga 16 Oktober 2018, diperkirakan mencapai 1.499 atlet dan 964 ofisial dari 42 negara yang akan terbang melalui Bandara Soekarno Hatta.

“Dalam mengantar kepulangan para atlet, kami terus prioritaskan fasilitas bagi para atlet difabel agar tidak mengalami kesulitan pada saat proses check-in hingga boarding ke dalam pesawat,” jelas President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin ditulis Senin (15/10/2018).

Peningkatan infrastruktur dan fasilitas dilakukan dengan memaksimalkan sejumlah sisi seperti Pengelolaan slot parkir pesawat kontingen; Persiapan pengelolaan Arrival & Departure dan pengaturan flow untuk para atlet para games; Penempatan area drop-off, fasilitas lift serta toilet untuk difable; Penambahan conveyor serta fasilitas Self Check-In Counter; Musholla serta fast line yang dipersiapkan untuk menyambut para atlet; Wheelchair flow; Persiapan hospitality untuk para atlet; hingga Penempatan sejumlah volunteer di beberapa titik untuk membantu mengatur flow penumpang.

“Penjagaan-penjagaan fasilitas seperti kursi roda, toilet disabilitas, dan terminal akan terus dioptimalkan. Sedikitnya lebih 1.500 petugas yang kami kerahkan hingga kepulangan para atlet dan ofisial Asian Para Games 2018 ini.” tutur Awaluddin.

Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari menyampaikan apresiasinya kepada Angkasa Pura II.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan AP II dalam penyelengaraan Asian Para Games 2018 ini, mulai dari dukungan operasional dalam handling para atlet serta penyiapan fasilitas dan pelayanan dibandara yang ramah untuk penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama Sesmenpora Gatot S Dewabroto mengatakan, dukungan bandara dalam hal ini AP II sangat baik dalam memastikan seluruh fasilitas dan pelayanan untuk para atlet yang akan kembali kenegaranya setelah selesai bertanding.

“Semua pihak merasa puas atas pelayanan yang mereka terima baik itu ketika datang ataupun ketika pulang ke negaranya,” kata Gatot.

PLT Dirjen Pehubungan Udara Pramintohadi Sukarno mengatakan, AP II tetap harus melayani dengan prinsip 3S 1C, yaitu Safety, Security, Service dan juga Compliance.

“Aspek-aspek tersebut merupakan dasar dalam memberikan pelayanan prima pada seluruh customer AP II khususnya ketika dalam pelaksaan Asian Para Games ini, sehingga para atlit dapat merasa aman dan nyaman ketika berada di Bandara,” tuturnya. (omy)