Angkasa Pura 2

Syarat Peroleh SIM B1 dan B2 Perlu Diperketat

Aksi Polisi Koridor SDMJumat, 19 Oktober 2018
IMG-20181019-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Investigator KNKT dan akademisi  STTD Bekasi Achmad Wildan, ATD, MT mengusulkan, pemberian surat izin mengemudi (SIM) diperketat. Pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dan materi diklat bagi calon pengemudi profesional dan kompeten.

“Sewaktu rapat penyusunan RUNK LLAJ 2018 sampai 2038, saya  mengusulkan agar persyaratan memperoleh SIM B1 dan B2 baik polos maupun umum, harus melampirkan sertifikat kompetensi pengemudi angkutan umum,” kata Wildan kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Dan jika itu sudah ditetapkan oleh Polri, lanjut dia, maka BPSDMP Kemenhub selanjutnya menyusun kurikukulum pelatihan dan uji kompetensi pengemudi angkutan umum.

Mengapa saya mengusulkan demikian, aku Wildan,  karena banyak sekali pengemudi truk maupun bus yang tidak memahami instrumentasi pada kendaraan yang dibawanya.

“Tidak sedikit pengemudi kurang memahami system rem pada kendaraannya, tidak memahami sistem penggerak roda dan lainnya,” jelas mantan Pudir I PKTJ Tegal itu.

Dampaknya, menurut dia,  pada saat menghadapi keadaan darurat pengemudi seringkali melakukan kesalahan yang berujung pada kecelakaan.

“Dalam ilmu safety hal ini disebut Human Interface Machine,” papar  Wildan.

Dalam kondisi darurat itulah seorang pengemudi harus bertindak cepat dan tepat.

“Dengan begitu akan bisa meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan. Yang pasti, keselamatan dan keamanan harus menjadi prioritas pertama,” tegas Wildan.(helmi)