Angkasa Pura 2

Kemenhub Targetkan 13 Unit Kapal Produksi PT DRU Beroperasi 2019

DermagaSabtu, 20 Oktober 2018
IMG-20181020-WA0020

IMG-20181020-WA0021

LAMONGAN (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kenterian Perhubungan menargetkan seluruh kapal yang dibangun di galangan kapal PT. Daya Radar Utama (DRU) Lamongan dapat dioperasikan pada awal tahun 2019.

“Saat ini PT Daya Radar Utama Lamongan sedang mengerjakan pembangunan 8 unit kapal perintis tipe GT. 2.000 dan 5 unit kapal jenis kontainer tipe 100 TeUs,” kata Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo saat mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan kapal perintis di Galangan Kapal PT. Daya Radar Utama (DRU), Lamongan Jawa Timur hari ini, Sabtu, (20/10/2018).

Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan membangun armada kapal pendukung tol laut untuk menciptakan konektivitas antar wilayah di Indonesia yang melayani daerah Terpencil, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan (3TP).

Dirjen Agus mengungkapkan bahwa Kemenhub telah memesan 100 unit kapal pendukung tol laut yang berjenis kapal perintis, kontainer, ternak dan Rede untuk melayani transportasi laut di Indonesia.

“Ditjen Hubla telah memesan kapal pendukung tol laut tersebut yang nantinya akan melayani masyarakat Indonesia terutama untuk wilayah Terpencil, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan,” ujar Dirjen Agus,

Dari jumlah kapal yang dibangun di galangan kapal PT. DRU tersebut, 2 unit kapal Perintis GT.2000 telah selesai secara fisik dan sedang menunggu mobilisasi.

“Kapal-kapal yang sedang dibangun oleh PT. Daya Radar Utama Lamongan ini merupakan merupakan bagian dari program pengadaan 100 unit kapal pendukung tol laut pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang akan dioperasikan guna mendukung armada kapal perintis dan kapal tol laut yang sudah ada,” ujar Dirjen Agus.

Pemerintah berharap melalui pembangunan kapal pendukung tol laut seperti ini akan lebih meningkatkan konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia.

“Selain itu, juga akan meningkatkan roda perekonomian secara nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tutup Dirjen Agus.(aliy)