Angkasa Pura 2

Dirjen Hubdat Ajak IKAALL STTD Ikut Tuntaskan Masalah ODOL

Koridor SDMRabu, 24 Oktober 2018
IMG-20181024-WA0021

IMG-20181024-WA0023

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menegaskan persoalan penuntasan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) sebagai sebuah hal yang harus dituntaskan khususnya dalam sektor Perhubungan Darat.

Demikian disampaikan Dirjen Budi saat melantik Dewan Pengurus Ikatan Alumni Ahli Lalu Lintas (IKAALL) periode 2018-2022 di Jakarta Design Center, Slipi, Jakarta pada Rabu (24/10/2018).

Dirjen Budi menjelaskan bahwa penertiban ODOL ini merupakan instruksi Menteri Perhubungan dari tahun 2017. “Kita dapat kajian tentang Jembatan Timbang (JT), setelah 7 bulan ada kesimpulan bahwa banyak masyarakat dan transporter kita melakukan pelanggaran, jadi nampak pemerintah melakukan pembiaran terhadap ODOL,” ujar Dirjen Budi.

Dikatakan, masalah ODOL berkaitan dengan uji kir, di mana masih banyak kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak lulus sertifikasi dan kalibrasi.

“Dalam hal ini dibutuhkan peran serta dari pemerintah daerah, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, untuk memaksimalkan pembinaan dan sosialisasi,” papar Dirjen Budi.

Ikut Tuntaskan ODOL

Sementara, Ketua IKAALL Haris Muhamadun mengatakan,  terkait penuntasan ODOL itu sesuai arahan Dirjen Budi untuk turut mengajak IKAALL menuntaskan persoalan ODOL. “Saya berterima kasih karena soal ODOL sudah dimasukkan dalam program unggulan,” kata dia.

Haris menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi sekali program unggulan dari IKAALL. Kita memang butuh motivasi dan pemikiran dari senior di IKAALL.

“Saya paham betul bahwa IKAALL punya perhatian bagaimana Perhubungan Darat masih tetap eksis,” katanya menirukan Dirjen Budi.(helmi)