Angkasa Pura 2

PEMERINTAH SIAPKAN REGULASI MOBIL LISTRIK HADIR DI INDONESIA

Koridor OtomotifKamis, 1 November 2018
IMG-20181101-WA0004

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Sarana Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Dewanto Purnacandra, menyatakan, “Memang kami sudah mempersiapkan pertumbuhan kendaraan yang mengarah ke electric vehicle (EV).”

“Sekarang masih digodok rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai percepatan kendaraan listrik untuk angkutan darat,” buka Dewanto dalam diskusi bertajuk Ngobrol Tempo Otomotif Outlook 2019 di Mercure Cikini Hotel, Rabu (31/10/2018) petang.

Seperti diketahui, Perkembangan teknologi otomotif kian hari semakin bertumbuh pesat. Presiden Joko Widodo sempat mengangkat pembicaraan mengenai mobil listrik karena adanya perubahan iklim dan lingkungan, maka kebutuhan akan mobil listrik kini mulai diperhitungkan.

Dalam acara yang diprakarsai oleh Tempo ini, dibahas mengenai regulasi yang dihasilkan oleh pemerintah terhadap mobil listrik serta kesiapan industri otomotif menghadapi regulasi tersebut.

“Presiden Jokowi meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membuat Perpres. Setelah beberapa kali kami (Kementerian Perhubungan) bahas dengan stakeholder ternyata ada permintaan dari Kementerian Perindustrian untuk membaca kembali dari rancangan Perpres supaya tidak bertentangan dengan masterplan dari Kementerian Perindustrian,” jelas Dewanto mengenai posisi Perpres terkait mobil listrik tersebut.

Dewanto juga menambahkan bahwa kebijakan kendaraan listrik di Indonesia ini selain melibatkan beragam kementerian juga instansi lainnya.

“Untuk ranah Kementerian Perhubungan akan bertanggung jawab atas Sertifikat Uji Tipe termasuk standar keteknisan dan keselamatan,” papar Dewanto.

“Isi rancangan Perpres tersebut sudah cukup bagus. Di sana mengatur peran serta masing-masing stakeholder. Ada peran dari Perhubungan Darat, Kementerian Perindustrian, PLN, Pertamina dan sebagainya,” tambah Dewanto saat menjelaskan mengenai rancangan Perpres tersebut.(helmi)

loading...