Angkasa Pura 2

Dua Ruas Tol TransJawa Segera Dioperasikan, Arus Logistik Makin Lancar

KoridorSenin, 5 November 2018
IMG-20181102-WA0043

IMG-20181102-WA0042

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah akan segera meresmikan pengoperasian jalan tol Batang-Semarang dan juga Salatiga-Solo, Jawa Tengah. Kedua ruas tol itu diharapkan bisa memperlancar arus logistik nasional, khususnya di lintas pulau Jawa.

Jika kedua ruas tol itu sudah selesai pembangunannya, maka tol Trans Jawa dari Merak Banten sampai Surabaya sudah terhubung jalan tol yang operasional penuh.

“Targetnya kedua ruas tol itu akan diresmikan sebelum Natal dan Tahun Baru 2019 mendatang. Secara fisik, kedua ruas tol itu siap dibuka untuk masyarakat umum,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno  menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Seperti diketahui, untuk ruas tol Batang-Semarang  itu titik krusialnya di Jembatan Kalikutho, perbatasan Batang-Kendal. “Jembatan ini sudah selesai dibangun dan siap dilintasi,” jelas Djoko.

Ruas tol Batang-Semarang sepanjang sekitar 75 km tersebut disebut-sebut akan diresmikan sebelum arus mudik Natal dan Tahun Baru 2019 nanti.

Djoko menambahkan, untuk ruas tol Salatiga-Solo, titik yang paling krusial adalah Jembatan Kalikenteng, di daerah Kabupaten Semarang. “Jembatan itulah yang menjadi titik kemacetan pada arus mudik Lebaran 2018. Tapi sekarang sudah selesai dibangun dan siap dioperasikan,” sebut Djoko.

Data yang dihimpun BeritaTrans.com, jalan di ruas tol Batang-Semarang ini bisa digunakan secara penuh. Semula, tol itu dibangun ketebalan cor beton 30 cm, terutama pada 57 km dari total panjang tersebut. Sedangkan sekitar 18 km sisanya bakal dilapisi beton atau lean concrete (LC).

Sementara, ruas ruas Tol Semarang–Solo adalah proyek jalan tol di provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Jalan Tol Semarang–Solo menghubungkan Kota Semarang, Salatiga, dan Surakarta.

Ruas tol ini melewati 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo. Proyek Tol ini mulai dibangun tahun 2009 oleh Jasa Marga. Sedang total lintasan sepanjang 72,64 km dan sampai saat ini pembangunannya masih berlangsung.

“Jika kedua ruas tol itu sudah beroperasi penuh, diharapkan bisa memperlancar arus logistik. Selain itu juga menekan potensi kemacetan lalu lintas saat peakseason seperti Lebaran, Natal, Tahun Baru atau long weekend lainnya,” tegas Djoko.(helmi)