Angkasa Pura 2

Lestarikan Keindahan Alam, AP I Transpalansi Terumbu Karang di Pantai Ora Maluku

Another News BandaraSenin, 5 November 2018
IMG-20181105-WA0021

IMG-20181105-WA0020

MALUKU (BeritaTrans.com) – Turut melestarikan kehidupan terumbu karang, PT Angkasa Pura I melakukan transpalansi 600 anakan jenis Acropora Formosa di Pantai Ora, Pulau Seram, Maluku.

Melalui Kantor Cabang Bandara Pattimura Ambon Angkasa Pura I menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) pada akhir pekan, didukung komunitas Ambon Damsel Diving Community yang merupakan komunitas Scuba Divers beranggotakan pegawai negeri dan swasta, aparat TNI, dan masyarakat umum di Provinsi Maluku.

“Kegiatan transplantasi terumbu karang ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Angkasa Pura I terhadap pentingnya pelestarian terumbu karang di Pantai Ora yang merupakan salah satu potensi wisata unggulan yang ada di Provinsi Maluku,” ujar General Manager Bandara Pattimura Ambon, Amiruddin Florensius di Maluku, Senin (5/11/2018).

Pantai Ora memiliki pantai yang indah, beragam aneka biota laut serta kekayaan terumbu karang.

“Namun sayangnya, ada beberapa titik yang mengalami kerusakan akibat spesies invasif serta penangkapan ikan menggunakan bom,” katanya.

Proses perencanaan, pemetaan wilayah/lokasi, persiapan bibit, alat dan perlengkapan membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Transplantasi terumbu karang dilakukan dengan cara memotong dari koral di lokasi-lokasi yang lebih subur sepanjang 5-10 cm untuk dipindahkan dan ditanam pada media tanam berupa rangka besi yang berbentuk kubah dengan diameter satu meter dan tinggi 70 cm sebanyak enam kubah.

Setiap kubah menampung hingga 100 anakan karang. Media tanam kemudian ditempatkan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan terumbu karang. Spesies yang ditransplantasi adalah spesies Acropora Formosa dengan tingkat pertumbuhan kurang lebih satu cm per tahun.

“Melalui kegiatan transplantasi terumbu karang ini kami berharap dapat membantu mempercepat pemulihan pada lokasi-lokasi terumbu karang yang mengalami kerusakan. Semoga apa yang telah kami lakukan ini dapat bermanfaat dan dinikmati oleh para wisatawan yang datang ke Pantai Ora di masa mendatang,” tutup Amiruddin. (omy)