Angkasa Pura 2

GMF Terus Bidik Pasar Perawatan Pesawat Domestik dan Internasional

Bandara KokpitSelasa, 6 November 2018
IMG-20181106-WA0033

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Tak ingin cepat puas meski capaian terus meningkat, GMF Aero Asia terus membidik pasar perawatan maskapai nasional/domestik dan internasional.

Disebutkan Direktur Utama GMF Aero Asia Iwan Joeniarto lima tahun lalu pihaknya mengerjakan perawatan pesawat maskapai dalam negeri 90 persen dan internasional 10 persen.

“Kami terus mengembangkan dan saat ini ada 30 persen maskapai mancanegara yang perawatan pesawatnya dikerjakan oleh GMF,” jelas Iwan di Tangerang, Selasa (6/11/2018).

Terhadap maskapai non afiliasi atau grup yakni Garuda Indonesia dan Citilink, GMF kata dia juga terus membidik agar meningkat dari tahun ke tahun.

Alhamdulillah upaya itu membuahkan hasil positif. Pada tahun 2016 perawatan pesawat afiliasi 70 dan non afiliasi 30 persen. Namun kini 56 persen untuk pesawat grup dan 44 persen untuk non afiliasi.

“Kami berharap dapat fifty-fifty atau bahkan non afiliasi dapat lebih besar prosentasenya,” ujar dia.

GMF dituturkan Iwan, ingin menjalankan misi bagi negara sebagai peghasil devisa. Bila perawatan pesawat domestik dilakukan di dalam negeri otomatis dapat menghemat devisa. Sebaliknya bila perawatan pesawat maskapai mancanegara di hanggar GMF maka akan menambah jumlah devisa negara.

Apalagi pasar penerbangan LCC juga makin marak. Maka peluang perawatan di GMF akan semakin meningkat.

“Contohnya Indigo pesawat milik India yang 11 diantaranya dirawat oleh GMF. Mereka juga menjanjikan akan menambah pada tahun depan menjadi 39-40 pesawat yang melakukan perawatan di sini,” tuturnya.

Mendatang akan ada pesawat flag carier Korea yang akan bekerjasama perawatan setelah Jeju Air dan Eastar Jet. (omy)