Angkasa Pura 2

Penanganan Angkutan Durian di Bandara Fatmawati akan Dievaluasi

Bandara KokpitRabu, 7 November 2018
IMG20180921162245

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Penanganan angkutan Durian di Bandara Fatmawati Bengkulu ke kargo pesawat akan dievaluasi setelah kejadian di penerbangan Sriwijaya Air beberapa hari lalu.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Fatmawati Sukarno, Anies Wardhana, menjelaskan kejadian pengangkutan durian dengan pesawat Sriwijaya SJ091 rute Bengkulu-Jakarta pada 5 November 2018 yang membawa 2.025 kg durian dalam kemasan khusus, baumya tercium hingga ke kabin pesawat. Bau ini menimbulkan ketidaknyamanan kepada penumpang.

“Memang benar pesawat Sriwijaya yang membawa durian, dalam hal ini pihak Sriwijaya sudah menyampaikan kronologis kejadiannya. Untuk mengatasi agar kejadian ini tidak terulang lagi, kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang,” tutur Anies, Rabu (7/11/2018).

Rencananya, Tim akan melakukan evaluasi terkait tata cara pengemasan dan proses loading kargo barang-barang yang memiliki bau khas dan unik agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan penumpang.

Selanjutnya, hasil evaluasi tersebut akan disosialisasikan bersama oleh UPBU Fatmawati Bengkulu, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang dan pihak Sriwijaya kepada stakeholder termasuk pihak shipper terkait penanganan dan pengangkutan barang-barang tersebut.

Pelaksana tugas Dirjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno menjelaskan bahwa kehadiran bandara di suatu wilayah untuk memudahkan masyarakat membawa/mengangkut hasil bumi dan komoditi di daerah tersebut ke daerah lain menjadi lebih cepat.

Sebagai contoh salah satu komoditi dari daerah Bengkulu, Durian, sudah sudah diangkut dengan pesawat sejak tahun 2015.

“Salah satu tujuan dibangunnya bandara adalah membantu masyarakat untuk bisa mengangkut hasil bumi di daerah mereka secara cepat dan ringkas. Boleh saja mengangkut komoditi seperti durian, terasi, ikan asin dan barang lain yang mempunyai bau khas dan menyengat. Namun, yang harus diperhatikan adalah proses pengemasannya sampai dengan loading kargo tersebut ke bagasi pesawat, harus sesuai dengan SOP yang berlaku, jangan sampai penumpang merasa tidak nyaman dengan bau-bauan yang ditimbulkan,” ujar Pramintohadi. (omy)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari