Angkasa Pura 2

Terminal Penumpang, Reklamasi & Perpanjangan Dermaga Dibutuhkan di Pelabuhan Serui

Dermaga itjenRabu, 7 November 2018
2018-11-07 22.31.35

KEPULAUAN YAPEN (BeritaTrans.com) – Pelabuhan Serui membutuhkan percepatan pembangunan perpanjangan dermaga dan jalan dari sisi darat ke dermaga.

Kebutuhan itu terungkap dalam kunjungan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan,DR Wahju Satrio Utomo, SH, ke pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, itu, Rabu (7/11/2018).

Wahju didampingi Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi, Inspektur IV Itjen Imam Hambali, Inspektur V Itjen Heri Sudarmaji, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Serui Ditjen Perhubungan Laut Oktovianus C Karubaba, SE, MM, serta pejabat daerah tersebut.

2018-11-07 21.54.58

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Frans Sanadi menyampaikan kepada Irjen Kemenhub bahwa pelabuhan itu membutuhkan perpanjangan dermaga, reklamasi dan pembangunan terminal penumpang.

“Laju pertumbuhan kunjungan kapal dan penumpang di sini terus menaik. Namun dermaga masih terbatas. Selain itu, tidak ada terminal penumpang,” ungkap Wakil Bupati.

Dia mengutarakan terminal penumpang dapat dibangun di lahan penumpukan kontainer. Sedangkan lahan penumpukan terminal dibangun di lahan reklamasi. “Kondisi eksisting lahan penumpang berada di lahan depan pelabuhan. Bapak Bupati mengharapkan dipindah. Eks-lahannya untuk pembangunan terminal penumpang. Dengan demikian, terminal ini menjadi semacam landmark dari Kota Serui,” jelasnya.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Serui Ditjen Perhubungan Laut Oktovianus C Karubaba, SE, MM, menyodorkan data dukung pernyataan Wakil Bupati.

Menurut Karuraba, dermaga eksisring merupakan replacement setelah dihajar gempa tahun 2010. Pada sisi lain, kinjungan kapal tiap hulan mencapai 50 unit, paling besar di atas 5.000 DWT.

“Pelabuhan ini disinggahi tiga kapal tol laut, yang diageni Temas. Kapal tol laut ini dari Jakarta dan Surabaya membawa kebutuhan pokok, semen, dan kebutuhan warga lainnya,” ungkapnya didampingi Rivai Karim,SE, sebagai petugas kesyahbandaran UPP Serui.

Sedangkan penumpang rata-rata sebulan 2.000 penumpang. “Selama ini dilayani dua kapal Pelni. Load factornya bagus, sehingga publik meminta penambahan satu lagi kapal.

Di luar kapal Pelni, dia menjelaskan segera beroperasi kapal penumpang baru dengan kapasitas angkut besar. “Juga akan beroperasi kapal cepat Express Bahari 88,” ungkap Karuraba.

Mengenai pembangunan, dia menuturkan sedang dikerjakan dermaga 50 meter dan jalan penghubung (trastele) 43 meter. Pembangunan dengan tahun anggaran 2018 tersebut sudah mencapai 85 persen.

Sedangkan pbangunan lanjutan yang dibutuhkan adalah reklamasi, dan pembangunan terminal penumpang serta causeway (penghubung dari lapangan penumpukan kontainer ke dermaga), (awe).

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari