Angkasa Pura 2

Dirbinkes Risal Wasal Apresiasi Gerakan SALUD Dikembangkan Beberapa Daerah di Indonesia

Koridor SDMKamis, 8 November 2018
IMG-20181108-WA0001

IMG-20181106-WA0036

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Pembinaan Keselamatan (Dirbinkes) Ditjen Hubdat M.Risal Wasal, ATD, MT sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan pembangunan budaya keselamatan  yang telah dilakukan daerah di Indonesia.

Gerakan Sadar Lalu Lintas Usia Dini  (SALUD) dianggap bagus dan diikuti kini dikembangkan beberapa  daerah lainnya termasuk BPTD 4 Provinsi Riau dan  Kepukaian Riau (Kepri).

Risal menambahkan dengan  keluarnya Perdirjen Hubdat tentang SALUD sebagai wahana untuk menanamkan budaya lalu lintas yang berkeselamatan  di Tanah Air.

Selanjutnya kita berencana akan membentuk KoorNas SALUD, Korwil di propinsi dan Koordinator SALUD di Kab/Kota yang  membawahi SALUD di sekolah TK/ RA dan Kelompok Bermain sehingga tiap sekolah akan memiliki Tunas” SALUD,” kata Risal melalui siaran pera kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Untuk lebih mematangkan hal tersebut, papar Risal, Ditjendat/ DIR Binkes akan mengundang Dirjen PAUD dan para penggiat keselamatan untuk meminta masukan lebih lanjut.

“Selanjutnya, Dirbinikes  dan Dirjen PAUD bisa bersama-sama kita tananamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini,” aku Risal.

SALUD Lahir di Ciamis

SALUD lahir di Dishub Ciamis, kini  makin besar dan berkembang di Prov Riau dan Kepri. Kini masih ada beberapa daerah lain di Indonesia yang akan menginisiasi pembentukan SALUD di daerahnya.

“Hal ini ditandai setelah BPTD 4  membentuk Relawan SALUD dengan diawali  pelaksanaan BIMTEK bagi guru-guru TK/RA & PAUD di wilayah ini,” kata Sekretaris Dishub Ciamis yang juga inisiator dan mentor SALUD Edy Yulianto saat dikonfirmasi BeritaTrans.com, Kamis.

Guru-guru TK/PAUD  yang ikut pelatihan semuanya menyatakan senang dan bangga bisa bergabung menjadi Bunda SALUD.

“Mereka kit akan menanamkan budaya keselamatan transportasi darat dengan menyisipkan materi tertib dan selamat berlalulintas pada murid-muridnya sejak usia dini,”  tandas Edy.(helmi)