Angkasa Pura 2

Armada B737 Max 8 Milik Garuda Dipastikan Layak Terbang

KokpitJumat, 9 November 2018
IMG20180809112408

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Armada Boeing B737 Max 8 milik Garuda Indonesia dipastikan kayak terbang. Hal itu terungkap pasca pemeriksaan.

Pemeriksaan khusus tersebut telah dilakukan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) – Kementerian Perhubungan dan Garuda Indonesia pada 30 Oktober 2018 sesuai dengan surat yang dikeluarkan Direktur KPPU.

Direktur Teknik Garuda Indonesia, I Wayan Susena mengatakan bahwa pihaknya sebagai maskapai penerbangan nasional terus berupaya mengedepankan komit dan budaya safety dalam seluruh lini operasionalnya.

“Hal tersebut sejalan dengan value aspek “safety” sebagai “core” operasional perusahaan yang sudah tertanam dalam budaya kerja jajaran karyawan dan lini operasional Garuda,” ujar Wayan di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Setelah memeriksa dan menganalisa hasil pemeriksaan tersebut, DKPPU dalam pernyataan yang telah disampaikan kepada publik menyimpulkan bahwa inspeksi rutin terhadap pesawat B737 Max 8 yang dioperasikan Garuda telah melalui proses maintenance sesuai jadwal, komponen terpasang tidak melewati batas umur pakai, serta tidak ditemukan adanya gangguan teknis pada fitur mesin pesawat.

“Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Garuda Indonesia senantiasa mengacu dan patuh terhadap seluruh ketentuan yang dikeluarkan oleh regulator,” ungkapnya.

Selain itu, sejalan dengan upaya maksimalisasi aspek safety pada pengoperasian satu armada B737 Max 8 yang dioperasikan, Garuda juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Boeing selaku pabrikan pesawat dengan melakukan update manual mitigasi pengoperasian Boeing 737 Max 8 sesuai dengan Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM) yang telah diupdate lebih lanjut oleh Boeing.

Manual yakni mengatur panduan yang harus diambil penerbang saat mengalami kondisi tertentu yang terkait dengan kondisi “erroneous input” pada fitur “angle of attact sensor” pesawat.

“Buletin tersebut juga telah kami sampaikan ke seluruh lini maintenance dan operasional Garuda Indonesia dan menjadi panduan untuk menjalankan kegiatan operasional Garuda Indonesia, khususnya untuk armada B737 Max 8,” pungkas Wayan. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari