Angkasa Pura 2

Polana B Pramesti Dilantik Jadi Dirjen Perhubungan Udara Hari Ini

Bandara Kokpit SDMSenin, 12 November 2018
direktur-teknik-pt-angkasa-pura-i-polana-b-pramesti_20161017_145605

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Polana B Pramesti dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Udara, Senin (12/11/2018) pagi ini.

Proses pelantikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masih berlangsung di ruang Mataram gedung Kementerian Perhubungan.

Polana saat ini menjabat Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan dan sebelumnya Direktur Teknik PT Angkasa Pura I.

Informasi yang didapat BeritaTrans.com dan Aksi.id, Presiden Jokowi akhirnya memilih Polana dari tiga nama hasil assesment yang digelar Kementerian Perhubungan. Dua nama lainnya yakni Plt Dirjen Perhubungan Udara M. Pramintohadi Sukarno dan Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto.

SEKILAS POLANA

Terhitung lebih dari 30 tahun Polana B Pramesti malang melintang di bidang perhubungan dan kebandarudaraan. Pasca meraih gelar Sarjana Teknik dari Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1986, dia mengawali karier di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Mulai dari menjabat sebagai Kepala Seksi Mutu Konstruksi Sipil, hingga Kepala Sub-Direktorat Prasarana Bandara Kementerian Perhubungan, Polana terus menantang diri di bidang ini. Tahun 2013, dia pun ditugaskan oleh pemerintah untuk menjadi direksi Angkasa Pura I (AP I).

Pembenahan demi pembenahan di 13 bandar udara kawasan Indonesia bagian tengah dan timur dilakukan di bawah komando satu-satunya direksi wanita ini. Hasilnya tak main-main, beberapa bandara yang dikelola AP I meraih penghargaan tingkat dunia dari aspek pelayanan.

Tahun zebelumnya, organisasi kebandarudaraan terkemuka di dunia Airports Council International (ACI) menempatkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Juanda Surabaya dalam jajaran sepuluh besar bandara dengan tingkat layanan terbaik di dunia untuk kategori penumpang.

Ajang The Airport Service Quality (ASQ) Awards 2016 menyatakan tiga bandara yang dikelola Angkasa Pura Airports masuk peringkat 10 besar dunia. Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menduduki peringkat pertama, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di peringkat tiga, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya mendapat peringkat 10.

“Inilah wujud komitmen kami untuk selalu berusaha meningkatkan standar layanan bagi pengguna jasa bandara, khususnya penumpang pesawat, agar terpenuhi 3S+1C yaitu Safety, Security, dan Services secara Compliance,” harap wanita aktif dan enerjik yang memiliki prinsip bekerja dengan hati ini serius, seperti dikutip womensobsession.com.

Sejak pertengahan tahun ini, terkait dengan IMF dan World Bank Annual Meeting 2018 yang akan digelar di Bali, Pemerintah meminta AP I selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk meningkatkan kapasitasnya. (awe).

loading...