Angkasa Pura 2

Menhub Bilang Banyak Dibutuhkan SDM Bidang Kemaritiman

Dermaga SDMKamis, 15 November 2018
IMG-20181115-WA0000

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bilang bahwa banyak kebutuhan sumber daya manusia (SDM) profesional bidang kemaritiman untuk mewujudkan negara Indonesia sebagai poros maritim.

Hal itu disampaikannya saat membuka konferensi Internasional Pendidikan dan Pelatihan Maritim atau The 2nd International Conference on Education and Training (ICMET) dan Global On Board Training (GOBT) di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Saat ini pemerintah tengah membangun dan mengembangkan infrastruktur termasuk fasilitas maritim.

“Diantaranya melalui pembangunan tol laut yang berguna untuk mengurangi disparitas harga antar wilayah Indonesia dan dalam rangka mewujudkan upaya Indonesia untuk menjadi tumpuan poros maritim dunia,” jelas Menhub.

Melalui Konferensi ICMET, akan dibicarakan peluang-peluang kerja sama di bidang pendidikan maritim yang melibatkan para pelajar/taruna di bidang transportasi laut dari berbagai negara seperti Jepang, Afrika, Mozambik, Bangladesh, dan lainnya.

Diharapkan dengan adanya kerja sama pendidikan ini, para pelajar/taruna dari negara-negara tersebut dapat bertukar ide atau inovasi baru yang berguna bagi kemajuan maritim Indonesia.

“Melalui konferensi yang diikuti beberapa negara ini, menunjukkan bahwa kita sejajar dengan negara maju. Tugas kita yaitu memajukan pendidikan maritim. Kita harus meningkatkan daya saing kita. Maritim merupakan hal penting karena meliputi kegiatan logistik dan perekonomian, sehingga yang banyak memberikan kehidupan bagi masyarakat,” tutur dia.

Oleh karenanya harus dipastikan bahwa para generasi penerus memiliki kompetensi yang baik di bidang maritim, sehingga memberikan level of service dan yang paling utama memberikan level of safety yang lebih baik.

“Saya juga ingin mendorong dari internal bahwa sekolah BPSDM harus terus memberi pembelajaran kepada masyarakat dan melakukan pengembangan khususnya di bidang maritim melalui Pendidikan vokasi, seperti yang telah kita lakukan dengan menyekolahkan 100 ribu taruna dan lain sebagainya. (Pembelajaran yang diberikan) Harus seimbang antara tugas utama (hal teknis terkait bidang maritim) dan tugas kemasyarakatan yang memiliki manfaat politis yang baik di mata dunia,” pungkas Menhub. (omy)

loading...