Angkasa Pura 2

YLKI: Mr. Jonan Pernah  Menggebrak Siapapun Tak Boleh Merokok di Area Stasiun

Another News EmplasemenJumat, 16 November 2018
jonan kai

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melalukan transformasi, bahkan “revolusi” baik dari sisi hulu hingga hilir. Dari sisi hulu berbagai kemajuan signifikan telah dicapainya. Termasuk pencapaian revenue, sehingga PT KAI terus meningkat keuntungannya.

“Dan pada akhirnya, dari sisi hilir pelayanan PT KAI boleh diacungi jempol. Kondisi ini bermula saat managemen PT KAI ditukangi oleh seorang Ignasius Jonan, sebagai lokomotif (Dirut) PT KAI,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Jumat  (16/11/2018).

Salah satu terobosan dari sisi pelayanan itu, menurut YLKI, adalah mewujudkan kereta api tanpa rokok. “Waktu itu Mr. Jonan pernah menggebrak,  bahwa siapapun tidak boleh merokok di area stasiun, dan di dalam kereta api,” sebut Tulus.

Jika terbukti ada penumpang yang merokok, papar Tulus, maka akan diturunkan di tengah jalan. Dan hal itu beberapa kali dilakukan.

“Penegakan hukum kebijakan kereta api tanpa rokok waktu itu cukup tegas,” papar Tulus.

“Keberadaan iklan rokok di area stasiun pun dilarangnya. Iklan rokok yang semula masih bertebaran di stasiun, menjadi bersih, hilang,” puji Tulus mengenang kala itu.

Oleh karenanya, YLKI mendesak, Managemen PT KAI agar fokus pada peningkatan dan pembenahan pelayanan pada konsumen;

“Managemen PT KAI perlu segera mencopot dan menghentikan pemasangan iklan rokok di stasiun karena bertentangan dengan berbagai regulasi yang ada,” seru Tulus.

Selanjutnya, mendesak managemen PT KAI untuk mencari pendapatan diluar tiket, dengan cara-cara yang lebih elegan. “Pemasangan iklan rokok di stasiun menandakan managemen PT KAI hanya berfikir secara instan dan tidak kreatif.”

YLKI juga mendesak managemen PT KAI untuk segera membatalkan MoU dengan industri rokok terkait kerjasama pemasangan iklan rokok. “Kembalikan area stasiun sebagai area publik yang ramah anak, bukan malah sebaliknya,” tandas Tulus.(helmi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari