Angkasa Pura 2

Dirjen Budi: Pemerintah, Transportir, Pengusaha Lain Hendaknya  Dapat Bekerja Sama dan Menaati

KoridorSabtu, 17 November 2018
IMG-20181117-WA0005

PALEMBANG (BeritaTrans.com) – Masyarakat  mendukung dan merasa senang atas terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut karena seringkali angkutan batubara menyebabkan jalanan yang mereka gunakan menjadi macet dan rusak.

Dirjen Hubdat Budi Setiyadi  berharap dari kebijakan ini semua pihak baik pemerintah, transportir, maupun pengusaha logistik lainnya hendaknya  dapat bekerja sama dan menaati peraturan yang berlaku.

“Ekonomi dan proses bisnis harus bisa berjalan dengan baik. Jadi, kita semua dapat berjalan beriringan. Jangan sampai menang-menangan,” kata Dirjen Budi sekaligus mengantisipasi persoalan truk ODOL di Palembang, kemarin.

Dia melanjutkan, cepat atau lambat tentang persoalan ODOL di Indonesia sedang kita tegakkan tapi jangan begitu kita kasih toleransi lantas tidak ada pergerakan sama sekali.

Dari diskusi tentang angkutan batubara tersebut,  Dirjen Budi menyatakan bahwa pihaknya akan membuat laporan komprehensif terhadap persoalan tersebut dan mencoba menyandingkannya dengan beberapa referensi yang ada.

“Sementara, operator kendaraan truk yang melanggar ODOL bukan berarti punya keleluasaan dan dibiarkan begitu saja,” kilah pejabat eselon I Kemenhub itu.

“Kami di semua daerah sedang melakukan penertiban jadi mohon dilakukan penyesuaian. Juga harus ada batasan jam operasional bagi truk batu bara dan harus jelas jalannya dimana saja,” tukas Dirjen Budi.

Mantan pejabat Lemhannas itu juga ingin adanya penetapan lintasan rute operasional batubara serta pengaturan jenis kendaraan sesuai kelas jalan yang digunakan.

Saran Dirjen Budi

Terkait angkutan batubara, Dirjen Budi memberikan saran untuk memberikan pelayanan khusus bagi angkutan batubara di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.

“Saya rekomendasikan untuk memakai tanda khusus jadi petugas bisa mengetahui mana truk yang bisa mengangkut batu bara dan tidak,” papar Dirjen Budi.

Seperti diketahui, dalam Rakor Dirjen Hubdat di Palembang ini mengundang Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kepala Dinas Perhubungan tingkat Kabupaten/ Kota se Sumsel, pengusaha dan transportir batu bara, serta Kepolisian setempat.(helmi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari