Angkasa Pura 2

Target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Di Jakarta Kurang Rp1. 2 Triliun

Ekonomi & Bisnis Koridor OtomotifSenin, 19 November 2018
IMG-20181119-WA0011

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mencatat, target pajak kendaraan bermotor (PKB) yang ingin dicapai per tanggal 15-11-2018 masih kurang Rp1.2 triliun sampai akhir Desember 2018.

Oleh karenanya, BPRD Jakarta mengaku harus ada upaya kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Beberapa program terosbosan dan insentif pajama BPRD diberikan kepada wajib pajak di Kota Jakarta guna mencapa target tersebut.

Beragam program digulirkan BPRD Jakarta guna menciptakan kesadaran Wajib Pajak untuk memenuhi kewajibannya bayar pajak dapat dilakukan dengan Reward (Tax Insentif) & Punishment (Law Enforcement).

Berikut rincian program terobosan BPRD Jakarta, sebagai berikut:

1. Sosialisasi Penghapusan Sanksi PKB dan Sanksi BBNKB sejak 15-11-2018 sampai 15-12-2018, agar Wajib pajak memanfaatkan semaksimal mungkin.

2. Sosialisasi Penghapusan Regident bagi Wajib pajak yang tidak perpanjang STNK selama 2 tahun setelah berakhirnya masa berlaku STNK.

3. Sosialisasi Penerapan Tilang E-TLE dengan media CCTV yang dipasang di Jalan Umum.

4. Perbanyak loket pelayanan selain Loket Samsat Induk masing-masing wilayah juga disediakan Gerai Samsat di 9 Mall dan di 5 Kecamatan, Drive True, Bus Samsat Keliling (Samlin) dan Samsat online via Smartphone Mbanking dan ATM.

5. Razia Pengesahan STNK dilakukan serentak 5 wilayah sesuai dengan PKS sejak tahun 2017 antara Kepolisian Polda Metro Jaya, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Bank DKI, Diskominfo DKI Jakarta dan Jasa Raharja.(helmi)