Angkasa Pura 2

2019, Perum DAMRI Siap Kembangkan Hotel Bus di Belitung dan Mandalika

Destinasi KoridorKamis, 22 November 2018
IMG-20181122-WA0039

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen Perum DAMRI siap masuk bisnis logistik dan parwisata di tahun 2019. DAMRI siap bermitra dan mengembangkan bisnis pendukung sektor wisata. BUMN ini siap masuk ke 10 destinasi wisata unggulan nasional.

“Kita akan memodifitas bus-bus tua yang sudah tidak dioperasikan menjadi hotel atau Hotel Bus. DAMRI akan bekerja sama dengan pelaku pariwisata, kita jual produk itu ke para wisatawan baik lokal atau asing,” kata Dirut Perum DAMRI Milatia Moemin di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Tahun depan, lanjut Mila, Perum DAMRI siap melakukan ekspansi bisnis dan mulai meluncurkan Hotel Bus. Hotel ini merupakan konversi armada yang sudah tidak dipakai melayani penumpang.

Sesuai rencana, bus besar akan dijadikan dua kamar dan bus kecil untuk satu kamar. Ada pula bus yang dijadikan satu mar, tapi dilengkapi fasilutas mewah seperti hotel konvensional selama ini. “Dengan dua kamar tersebut, maka bisa menampung satu keluarga,” kata Mila.

“Hotel Bus nanti setara dengan hotel bintang lima. Target kita membidik wisatawan, jadi hotelnya harus baik dan pelayanan yang memuaskan,” kilah Mila.

Dia menambahkan, pihaknya mebidik dua destinasi wisata unggulan nasional, yaitu Balitung dan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“DAMRI membidik dua destinasi itu, karena sekarang memang sedang dikembangkan. Sesuai fungsi BUMN, DAMRI siap memulai usaha baru ini,” tukas Mila.

Bermitra Dengan BUMN Lain

Hotel Bus ini adalah yang pertama di Indonesia. Dan Perum DAMRI yang memulainya. “Kita akan berkerja sama dan bersinergi dengan pelaku usaha terkait,” papar pejabat BUMN itu.

Menurut dia, operator Hotel Bus nanti akan memakai yang ada di lingkungan BUMN. Milatia mengakui, Damri tak berkapasitas pada segmen bisnis layanan perhotelan.

Untuk tahap awal, papar Mila, pihaknya menyiapkan layanan Hotel Bus dengan 70 unit bus di Belitung.

“Hotel bus ini kami siapkan juga di Mandalika. Kami akan fokus ke 10 destinasi Bali Baru,” ucap Mila di Pool DAMRI Kemayoran, Jakarta itu.

Sayang, Mila belum merinci berapa kebutuhan biaya untuk memodifikasi satu bus menjadi hotel berbintang tersebut. “Yang pasti, DAMRI punya konsepnya sekaligus menyiapkan modal kerjanya.

Nanti opeeasiinal Holtel Bus di lapangan bisa bersinergi dengan BUMN terkait. Kita mempunyai skema Sinergi AntarBUMN di Tanah Air,” tandas Mila.

Seperti diketahui, Perum DAMRI dua tahun terakhir memiliki kinerja cukup moner. tahun 2017, laba bersiha mencapai Rp7 miliar. Dan sampai kuartal III 2018 ini, DAMRI berhasil mencatatkan kinerja lebih bagus dibandingkan akhir 2017.

“Laba perusahaan meningkat 300% di kuaratl III 2018, menjadi Rp 21 miliar. Jumlah itu meningkat dibanding realisasi akhir 2017 dengan laba sekitar Rp7 miliar. Dngan kondisi keuangan tersebut, kita optimis bisa melakukan ekspansi usaha, termasuk di sektor pariwisata ini,” tegas Mila.(helmi)

loading...