Angkasa Pura 2

Tren Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Ini Penyebabnya Termasuk Sektor Transportasi

Ekonomi & Bisnis KoridorSenin, 26 November 2018
IMG-20180907-WA0006

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tren ekonomi Indonesia menjelang akhir tahun 2018 cenderung mengalami perlambatan. Hal itu didasarkan pada data pertumubhan ekonomi pada kuartal III 2018 yang turun dari 5,27% di kuartal III menjadi hanya 5.17%. Pasalnya permintaan konsumsi, perdagangan dan jasa sektor transportasi ikut menurun samai kuartal III tahun 2018.

“Di Kuartal II 2018 kita ada di kisaran 5,27%, sedangkan di kuartal III turun menjadi 5,17%. Itu menunjukkan kegagalan pemerintahan Pak Jokowi dalam mengelola ekonomi kita,” ujar Anggawira saat dihubungi, di Jakarta, kemarin.

Anggawira menyebutkan, penurunan barang konsumsi yang mengalami perlambatan pertumbuhan yang signifikan. Tercatat pertumubhan barang konsumsi hanya 2,7% dari pertumbuhan rata-rata 11%.

“Perlambatan pertumubuhan di barang konsumsi (FMCG) ini bukan disebabkan oleh perpindahan pembeli ke online melainkan karena kenaikan kebutuhan lain seperti transport, listrik dan harga bahan pokok,” jelas Anggawira .

“Pemerintah selalu beralasan turunnya FMCG karena adanya shifting ke online, padahal kontribusi online hanya 1%. alasan utamanya adalah karena kenaikan kebutuhan masyarakat yang lain seperti listrik, transport dan bahan-bahan pokok,” lanjutnya.

Terakhir, Anggawira yang juga merupakan Caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil Jabar VIII mewakili Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu dengan nomor urut 1 ini juga menjelaskan bahwa Pasangan Prabowo-Sandiaga berkomitmen untuk menciptakan tata kelola ekonomi yang kuat dan berpihak kepada rakyat.

“Dari kunjungan Pak Prabowo dan Bang Sandi di lapangan, memang salah satu keluhan yang paling banyak didapatkan adalah daya beli masyarakat yang semakin menurun akibat harga-garga yang terus naik.

“Pasangan Prabowo-Sandi berkomitmen untuk menciptakan ekonomi yang berpihak pada rakyat dan menjamin harga yang terjangkau untuk masyarakat,” tutup Angawira.(helmi)

loading...