Angkasa Pura 2

Hadapi Lonjakan Kendaraan PascaTol Trans Sumatera, Ditjen Hubdat-ASDP Akan Operasikan Kapal-Kapal Besar di Lintasan Merak-Bakauheni

Dermaga KoridorSelasa, 27 November 2018
IMG-20181126-WA0165

BAKAUHENI (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadirnegaskan, pihak akan fokus mengoperasikan kapal-kapal dengan ukuran 5.000 GT ke atas pada lintas Merak-Bakauheni dan sebaliknya. Sementara, kapal-kapal yang lebih kecil akan ditarik dari lintasan ke tempat lain.

“Ditjen Hubdarlt bersama PT ASDP Indonesia Ferry pun optimis siap mengantisipasi kenaikan jumlah kendaraan bermotor  melalui kapal pada lintas penyeberangan Merak-Bakauheni menjelang beroperasinya Tol Tran  Sumatera,”  kata Dirjen Hubdat Budi Setiyadi dalam dialog di KPM Port Link, dalam Pelayaran Bakueheni-Merak, Senin (26/11/2018) siang.

Dikatakan, kalau untuk angkutan penumpang, kapal dibawah 5.000 GT tak jadi masalah. Tapi kalau untuk mengangkut mobil dan motor bisa lebih banyak diangkut oleh kapal di atas 5.000 GT.

“Jadi nanti semuanya diangkut dengan kapal tersebut mengingat Tol Lampung sampai Palembang sudah selesai dibangun dan akan segera operasional,” jelas Dirjen Budi.

Moraturium Kapal Baru

Berkaitan dengan hal tersebut, Dirjen Budi juga menyampaikan ada sejumlah operator kapal baru yang mengajukan izin untuk pengoperasian kapal di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

“Tol Lampung ke Palembang ini kan sudah selesai. Saya mendapat banyak permintaan untuk menerbitkan izin operasi kapal dari operator-operator baru. Tetapi, sesuai dengan moratorium yang ada izin tidak saya kasih,” tukas Dirjen Budi.

Dirjen Budi pun meyakini, 70 kapal yang saat ini beroperasi di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni masih mampu mengatasi lonjakan kendaraan bermotor imbas dari keberadaan Tol Trans Sumatera.

Dirjen Budi menambahkan, sesuai arahan Presiden Jokowi, sampai April 2019 Tol Trans Sumatera harus sudah selesai  dan menghubungkan Bakauheni, Lampung sampai Palembang, Sumatera Selatan.

“Menjelang mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Tol Trans Sumatera harus sudah bisa dgunakan mulai Bakauheni sampai Terbanggi,” tegas Dirjen Budi.(helmi)

loading...