Angkasa Pura 2

Tingkatkan Sinergitas, Badan Litbang Perhubungan Gelar Forum Komunikasi Kelitbangan

LitbangSelasa, 27 November 2018
IMG-20181127-WA0015

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan hari Rabu (27/11/2018) mengadakan acara Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) guna meningkatkan sinergitas antara Badan Litbang Perhubungan dengan Badan Litbang di Kementerian/Lembaga lain, serta BUMN, asosiasi maupun stakeholders sehingga dapat mendukung berbagai kegiatan prioritas nasional yang terangkum dalam Nawacita, serta dapat menumbuhkan semangat berinovasi.

Kepala Badan Litbang Perhubungan Sugihardjo dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja Badan Litbang Kementerian Perhubungan belum optimal baik dari sisi kontribusinya terhadap kemajuan iptek di bidang transportasi maupun kontribusi terhadap pemenuhan realita kebutuhan atau penyediaan solusi bagi persoalan transportasi.

IMG-20181127-WA0013

“Oleh karena itu, optimasi peran Badan Litbang perlu dilakukan melalui sinergitas dengan semua pemangku kepentingan, termasuk industri, BUMN, dan akademisi,” kata Sugihardjo.

Menurutnya, Badan Litbang Perhubungan menentukan fokus sasaran antara lain meningkatkan konektifitas transportasi, meningkatkan keselamatan transportasi, meningkatkan pelayanan transportasi, integrasi transportasi baik baik disimpul transportasi maupun integrasi wilayah, melakukan standarisasi terkait transportasi, membuat database transportasi, meningkatkan daya saing, pemanfaatan teknologi transportasi.

IMG-20181127-WA0014

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam samhutan pembukaannya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah meminta lembaga penelitian agar mampu merespon dinamika perkembangan dunia yang semakin cepat, mulai dari Megatren Dunia 2045, serta revolusi industri 4.0, di mana hal ini akan menjadi tren perubahan teknologi yang didominasi oleh teknologi informasi dan komunikasi.

“Juga harus siap menghadapi tantangan, Dengan kata lain, Lembaga Litbang tidak hanya berperan sebagai supporting bodies, namun juga menjadi bagian dari proses bisnis pengambilan kebijakan di Kementerian/Lembaga,” kata Menhub.

Menhub juga menyampaikab bahwa Badan Litbang Perhubungan dituntut untuk menjadi think tank Kementerian Perhubungan. Ke depannya Badan Litbang Perhubungan diharapkan menjadi institusi yang memberikan rekomendasi rancangan kebijakan dan rekomendasi pemanfaatan hasil pengembangan teknologi di bidang transportasi, mengkoordinasi pelaksanaan pengkajian kebijakan di Kementerian.

IMG-20181127-WA0018

“Khusus di bidang transportasi, tantangan ke depan selain teknologi juga terkait dengan keselamatan, konektivitas, integrasi, kapasitas transportasi, Creative Financing dalam pembiayaan Infrastruktur, serta pengembangan transportasi yang berkelanjutan,” tambah Menhub.

Badan Litbang Perhubungan telah memberikan kontribusi dalam pengambilan kebijakan di Kementerian Perhubungan, seperti Studi Asal Tujuan Transportasi Nasional (ATTN), Pembentukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), Perencanaan Tol Laut dan Optimalisasi Program Tol Laut, Study Tatrawil dan Tatralok serta banyak penelitian yang telah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, dan diharapkan kontribusi yang lebih besar dari sebelumnya.

“Untuk itu, saya minta Sekretaris Jenderal serta Badan Litbang Perhubungan untuk mengkaji redefined organisasi Badan Litbang Perhubungan guna penguatan dan optimasi organisasi Badan Litbang Perhubungan.” tutup Menhub.

Pada kesempatan itu Kepala LIPI Dr. Laksana Tri Handoko, menyampaikan arahan kepada peserta FKK dengan topik “Penguatan Peran Badan Litbang dalam Menjawab Permasalahan Pembangunan Sektor Transportasi”.

IMG-20181127-WA0011

Selain itu, terdapat beberapa pembicara pada acara ini, diantaranya Kepala Badan Litbang Perhubungan Sugihardjo, dengan topik “Reposisi Badan Litbang Perhubungan dalam Mendukung Pembangunan Sektor Transportasi”; Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Ristekdikti Dr. Muhamad Dimyati, dengan topik “Peran Riset dan Teknologi dalam Mendukung Pembangunan Sektor Transportasi”; Kepala Bidang Standarisasi dan Kerjasama Pusjatan Kementerian PUPR, Prof Anwar Yamin dengan topik “Strategi Penguatan Badan Litbang Kementerian PUPR dalam Mendukung Pembangunan Sektor Transportasi”; dan Kepala Badan Litbang Kementerian ESDM Drs. FX. Sutijastoto, MA, dengan topik “Strategi Penguatan Badan Litbang Kementerian ESDM dalam Mendukung Pembangunan Sektor Transportasi”.(aliy)

loading...