Angkasa Pura 2

Dialog Interaktif di STIP Jakarta, Menhub Ajak Bangga Pada Produk dan Karya Anak Bangsa Sendiri

Another NewsMinggu, 2 Desember 2018
IMG-20181202-WA0018

IMG-20181202-WA0019

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi hadir menjadi narasumber pada Dialog Interkatif dengan Masyarakat Jakarta Utara, Peserta DMP dan Civitas Academika STIP Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Dalam dialog itu, juga mengundang pakar dari MTI dan Guru Besar UGM Prof. Dr.Agus Taufik Mulyono, Irjen Kemenhub Dr. Wahju Satrio Utomo, Kepala BPSDMP Ir. Umiyatun Hayati Triastusi serta Sekjen Kemenhub Dr. Djoko Sasono.

Dalam dialog tersebut, Menhub Budi Karya memaparkan sejumlah gebrakan di bidang transporasi, mulai pembangunan LRT Palembang, MRT Jakarta, LRT Jakarta, Tol Laut, BBM satu harga dan lainnya.

Menhub pun mengajak seluruh warga masyarakan civitas academika STIP untuk bangga dengan produksi dan hasil karya anak bangsa. “Sudah banyak produk maju di bidang transportasi seperti MRT, LRT dan lainnya dikerjakan oleh anak bangsa sendiri,” jelas Menhub.

Selain itu, papar Menhub, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masuk 10 besar bandara di dunia. Sementara, ada ratusan bandara lain di dunia yang kini makin baik layanannya.

“Artinya, kinerja dan pelayanan anak-anak bangsa khususnya di AP II cabang Bandara Soetta sangat bagus dan setara dengan layanan di berbagai bandara besar lain di dunia,” sebut Menhub.

Didik Masyarakat Siap Kerja

Yang tak kalah menariknya adalah program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tahun 2018 dengan target 100 ribu orang. Mereka adalah para pemuda pemudi terutama mereka yang belum bekerja dan disiapkan untuk menjadi insan transportasi di berbagai moda yang ada.

“Kepada mereka diberikan diklat di bidang transportasi, sehingga mempunyai kemampuan khusus dan siap bekerja di berbagai bidang usaha,” kata Menhub di depan peserta dialog dan taruna STIP Jakarta.

Prof Agus Taufik Mulyono sebagai akademisi mengatakan, banyak program kerja Pemerintah yang layak diapresiasi, termasuk di sektor transportasi dan logistik di Tanah Air.

Program Tol Laut, misalnya, kini sudah memberikan dampak nyata, terutama di daerah 3T (terluat, terdepan, dan terbelakang) NKRI. “Disparian harga barang dan jasa, khususnya di wilayah KTI (kawasan timur Indonesia) sudah jauh berkurang,” kata dia.

“Memang progam Tol Laut belum maksimal, karen baru akan berjalan lima tahun. Program ini akan memberikan dampak lenih nyata stelah 10 tahun berjalan, dan diakuan secara kosisten dan sinergi dengan berbagai moda trnasportasi yang ada,” kata Prof. Agus.

Pada kesempatan tersebut Menhub juga meminta kesaksian khususnya peserta DPM di STIP Jakarta. Mereka berasal dari berbagai daeah di Indonesia, seperti Subang, Serang, Banten dan lainnya bahkan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Sari dari Kepulauan Sri mengaku, sangat berterima kasih pada Pemerintah melalui STIP yang telah merekrut dan mendidiknya dengan berbagai ketrampilan pelaut, mulai BST, SAT dan AFF. “Dengan tiga kemampuan itu, kita makin matap menatap masa depan dan bisa bekerja sebagai pelaut yang lebih baik dan makin dihargai di perusahaan,” kata dia.

Sedang Yuni, seorang guru SMK dari Serang berterima kash kepada Pemerinah dan STIP yang memberikan kesempatan dan akan menampung para lulusan SMK, termasuk dari Serang, Banten untuk melanjutkan pendidikan di STIP.

“Dengan peluang dan kesempatan ini, kita banyak berharap makin banyak alumni SMK di Serang yang bisa melanjutkan pendidikan di STIP dan kelak menjadi perwira pelaut yang unggul,” katanya saat diminta memberikan kesaksian oleh Menhub Budi Karya itu.

Menurut Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti, Kemenhub melalui BPSDMP memberikan program nyata dengan menyiakan SDM muda yang terampil dan siap bekerja. Kesenjangan antara dunia kerja dengan kemampuan SDM trampil di bidang transportasi diharapkan bisa teratasi melaui berbagai jenis DPM ini.

“Melalui DPM di berbagai kampus transportasi, ribuan pemuda disiapkan untuk masuk dunia kerja. Tetunya dengan membekali mereka dengan kemampuan dan ketrampilan di bidang transportasi,” tandas Adi, sapaan akrab Kepala BPSDMP itu.(helmi)

loading...