Angkasa Pura 2

Jelang Libur Nataru, Dirjen Hubdat Siapkan PM Pembatasan Truk Angkutan Berat

KoridorMinggu, 2 Desember 2018
IMG-20180707-WA0006

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya sudah mulai mempersiapkan penyelenggaraan mudik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 mendatang.

“Kita sudah mulai melakukan koordinasi internal, dan para pihak terkait. Selain itu juga sudah menyiapkan kebijakan pengaturan dan pembatasan kendaraan truk angkutan berat, golongan III, IV dan V menjelang Nataru 2019,” kata Dirjen Budi saat dikonfirmasi BeritaTrans.com di Jakarta, kemarin.

Draft Peraturan Menteri Perhubungan (PM) tentang pembatasan truk angkutan barang menjelang Nataru 2019 sudah disiapkan. Kini, tingggal menunggu persetujuan dan pengesahan Menhub.

“Sesuai rencana, truk akan dilarang melintas di jalan tol dan jalan nasional tertentu mulai tanggal 21-25 Desember 2018. Tapi, ini masih menunggu persetujuan Menhub Budi Karya Sumadi,” kata Dirjen Budi.

Pembatan truk angkutan barang, lanjut Dirjen Budi, akan kembali diberlakukan menjelang Tahun Baru 2019 mendatang. “Jadi, pembatasan tidak terlalu panjang dari sebelum Natal sampai Tahun Baru. Namun ada space waktu tertentu mereka tetap isa melintas sehingga tak menggangu distribusi logistik nasional,” jelas Dirjen Budi.

Siapkan Mudik Gratis Nataru

Dirjen Hubdat menambahkan, menjelang libur Nataru 2019, pihaknya bersama PT Jasa Raharja (Persero) menyelenggarakan mudik gratis bersama kelima kota, yaitu tujuan Semarang, Yogyakarta, Boyolali, Solo dan Malang Jawa Timur.

Disiapkan 50 bus dengan kuota 2.250 seat ke berbagai kota tujuan. Sampai pekan lalu, dari kuota tersebut baru terisi (sudah mendaftar) sebanyak 61.60%. “Selama persediaan masih ada, masyarakat dipersilahkan mendaftar dan ikut mudik dengan aman dan nyaman,” saran dia.

Daripada mudik dengan naik sepeda motor, tambah Dirjen Budi, sebaiknya ikut mudik bersama dan disiapkan gratis ini. “Masyarakat jangan terlalu memaksakan diri.”

“Jika mau mudik, silkan ikut mudik bersama. Kalaupun tidak, angkutan umum baik bus AKAP, KA, pesawat dan kapal laut disiapkan dengan kondisi yang makin baik,” tegas Dirjen Budi.(helmi)

Foto: Ilustri, dok BeritaTans.com

loading...