Angkasa Pura 2

Dishub Kota Bekasi Larang Truk Lebih 8 Ton Melintas di Jalan Raya Kalimalang

KoridorSenin, 3 Desember 2018
FB_IMG_1543797772905

BEKASI (beritatrans.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) 0 Kota Bekasi, Jawa Barat melarang kendaraan truk bertonase dengan berat maksimal 8 ton melintas di Kalimalang. Truk overload yang melintas di ruas Jalan Raya Kalimalang, terbukti berdampak negatif dan memicu kerusakan jaan yang makin cepat.

“Kebijakan ini bersifat permanen dengan pertimbangan kemampuan badan jalan. Jalan Kalimalang maksimal hanya bisa dilintasi kendaraan seberat maksimal 8 ton kalau mau awet,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Johan Budi Gunawan di Bekasi, kemarin

Pelarangan itu akan berlaku di Jalan KH Noer Alie, Kalimalang, Senin (26/11/2018) lalu. Sejak kemacetan parah khususnya di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) banyak truk angkutan berat beralih ke jaan arteri.

Bahkan, perpindahan truk-truk angkutan berat, sudah terjadi sejak dilakukan pembatasan kendaraan berat di ruas Tol Japek, mulai jam 06.00-10.00 pertengahan 2018 silam.

Seperti dilansir laman Antara, Jumat (23/11/2018) kerusakan badan Jalan KH Noer Alie, Kalimalang, saat ini sudah berkategori sangat parah.

Hal itu makin kelihatan setelah bergulirnya proyek pembangunan Jalan Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu).

Menurut Johan, kerusakan badan jalan terjadi mulai dari Pasar Sumber Artha hingga simpang Galaxy Kalimalang.

Kerusakan jalan saat ini juga diperparah oleh datangnya musim hujan sehingga membuat lalu lintas pada jam sibuk kerja macet parah.(helmi/berbagai sumber)

Foto: FB Dishub DKI Jakarta