Angkasa Pura 2

14 Persimpangan Jalan di Kota Tasikmalaya Dipasang CCTV, Pengguna Jalan Makin Tertib dan Keselamatan Meningkat

Aksi Polisi KoridorSelasa, 4 Desember 2018
IMG-20181204-WA0045

20181204_165302

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dishub Kota Tasikmalaya Jawa Barat mempelopori penggunakan fasilitas information technology (IT) dan perangkat modern untuk memantau dan mengawasi serta mengelola transportasi di Kota Santri itu.

“Saat ini, sudah ada CCTV di 14
persimpangan jalan di Kota Tasikmalaya, yang dikendalikan langsung dari CC Room. Jika ada pengguna jalan yang melanggar lampu merah (tarffic light), tidak memakai helm dan lainya langsung diingatkan bahkan diminta kembali melengkapi dirinya oleh petugas dari CC Room,” kata Kadishub Kota Tasikmalaya Aay Zayni Dahlan, ATD, MT menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Dikatakan, adapun perinciannya adalah sebagai berikut, jumlah simpang berbasih atcs 14 simpang. Jumlah kamera 32 kamera, jumlah kamera di simpang 26 kamera.

Selanjutnya, jumlah kamera di ruas jalan 3 kamera. Dan, jumlah kamera di taman atau fasilitas umum 3 kamera.

CCTV dan CC Room itu dibangun dan dipasang bertahap, mulai 2014 dengan dana bantuan dari Gubenur Jawa Barat saat itu Ahmad Heryawan, LC. Kemudian, tahun 2015 ada bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) khususnya di jalan-jalan nasional, sebanyak 8 persimpangan.

CCTV, jaringan IT sampai ke CC Room Dishub Tasikmalaya dibangun awalnya dengan dana Rp2 miliar dari bantuan Pemprov Jawa Barat.Tahun 2015 kembali ditambah dengan bantuan dana Kemenhub sebesar Rp5.5 miliar khususnya di beberapa simpang jalan nasional.

20181204_170434

Pelanggaran Langsung Ditegur

Sejak dipasang dan diawasi CCTV, menurut Aay, perilaku pengguna jalan di Kota Tasikmalaya makin baik dan tertib. Pada tahap awal, kalau ada pelanggaran, langsung ditegur petugas dari CC Room.

Akibatnya, sangat bagus dan bisa menekan angka kecelakaan lalin dibandingkan sebelumnya.

“Seperti melewati batas stop, tak memakai helm dan lainnya. Dengan begitu, ada hukum sosial. Mereka malu jika ditegur di jalan raya kalau sampai melanggar. Lama-lama, mereka taat atauran lalin,” papar Aay.

Dalam perkembangan berikutnya, CCTV dan CC Room bukan hanya dipergunakan untuk sosialisasi mengenai keselamatan lalu lintas. Tapi juga kepentingan lain juga bisa disampaikan melalui perangkat IT tersebut.

“Suatu saat, Kasatlantas Polres Tasikmalaya bisa menyampaikan sosialisiasi mengenai kebijakan lalin di Tasikmalaya. Saat Operasi Zebra misalnya, pemberitahuan juga disampaikan melalui fasilias CCTV dan pengeras suara di 11 persimpangan jalan di Kota Tasikmalaya itu,” papar Aay.

ATC dan jaringan CCTV di Kota Tasikmalaya kini terus diperbaiki dan ditingkatkan. Bahkan, saat kunjungan kerja ke Tasikmalayan, Menhub Budi Karya Sumadi sempat meninjau CC Room dan memantau langsung kondisi dan manajemen lalin di Kota Tasikmalaya itu.

Menhub pun, papar Aay, memberikan apresiasi atas capaian dan kinerja Dishub Kota Tasikmalaya ini. “Dengan fasilitas yang ada dan terus di-up date, serta dibantu 6 tenaga kontrak, CC Room di Dishub Kota Tasikmalaya siap melayani dan memantau kondisi lali di Kota Santri di Jawa Barat ini,” urai Aay.(helmi)

loading...