Angkasa Pura 2

Driver Online Jawa Timur Tolak SGG Ini Alasan Mereka

Koridor OtomotifSelasa, 4 Desember 2018
images

SURABAYA (BeritaTrans.com) – Driver Online di Jawa Timur menolak rencana pemberlakuan Sistem Ganjil Genap (SGG) yang akan diterapkan di Jawa Timur, dan Surabaya akan jadi project percontohannya.

“Pemberlakuan Sistem Ganjil Genap (SGG) bukan solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan di Jawa Timur pada umumnya, dan di Surabaya pada khususnya,” kata Ketua Perhimpunan Driver Online Indonesia” (PDOI) Jawa Timur
Herry Bimantara/Herry Wahyu Nugroho di Surabaya, Selasa (4/12/2018)

Menurut Herry, ini beberapa alasan penolakan kami, diantaranya :

1) SGG bukan solusi untuk mengatasi kemacetan di Surabaya*

2) SGG akan merugikan Driver Online dan pengguna (penumpang setia). Karena tidak bisa leluasa “narik” dan tidak bisa leluasa order.

3) SGG akan menimbulkan masalah baru lagi : bertambahnya pengangguran dan tidak membuat Driver Online tidak produktif (karena hari kerja driver online akan berkurang 15 hari tiap bulannya).

4) SGG akan “memaksa” para pemilik kendaraan dalam hal.ini driver online untuk berbuat tidak jujur (memalsukan nopol) sesuai SGG, agar tetap bisa “narik” guna kebutuhan hidup sehari-hari (menafkahi keluarga).

5) SSG akan menambah jumlah driver online yang dalam kondisi mengambil cicilan “berguguran” karena tidak bisa membayar angsuran tepat waktu tiap bulannya, karena hanya bisa “narik” sesuai pemberlakuan SGG.(helmi)

loading...