Angkasa Pura 2

Garuda Tingkatkan Budaya Keselamatan Penerbangan bagi Karyawannya

KokpitRabu, 5 Desember 2018
_DSC00157 copy

TANGERANG (BeritaTrans com) – Maskapai plat merah Garuda Indonesia meningkatkan budaya keselamatan karyawannya. Untuknya digelar program “Safety Day” di Tangerang, Rabu (5/12/2018). 

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan, sebagai maskapai pembawa bendera negara terus melakukan upaya berkelanjutan dan antisipatif dalam memastikan komit “operational excellence” layanan penerbangan.

“Khususnya dalam aspek safety dan maintenance agar tetap terjaga kualitasnya,” ujar Ari.

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, Ari menekankan bahwa tingginya kualitas keselamatan penerbangan, berdampak besar bagi kepercayaan pelaku industri penerbangan.

Terdapat multiplier effect yang berkelanjutan dalam seluruh faktor penunjang operasional penerbangan yang berpusat pada aspek safety. Untuk itu upaya peningkatan daya saing usaha penerbangan tetap harus mengedepankan prinsip safety-centris.

“Penting bagi kita untuk selalu memastikan aspek safety, selalu terjaga dengan mengedepankan 3S + 1C (safety, security, services, dan comply). Dengan komit keselamatan penerbangan yang terus terjaga, saya optimistis Garuda Indonesia dapat memiliki bargaining point dan value services tersendiri di dalam peta persaingan industri penerbangan dunia,” tuturnya.

GA Safety Day 2018 diikuti partisipan dari seluruh Direktorat Garuda beserta jajaran anak perusahaan yaitu Citilink Indonesia, Gapura Angkasa, Garuda Maintenance Facility Aero Asia, Aerofood Indonesia, dan  Aerotrans Services Indonesia, Aero Systems Indonesia, dan Sabre Travel Network Indonesia.

Melalui kegiatan “Safety Day” tersebut seluruh peserta mengintegrasikan program-program kerja di unit kerja masing-masing dengan aspek aviation safety serta Kesehatan & Keselamatan Kerja dan Lingkungan.

“Program-program kerja tersebut ditampilkan pada Safety Expo dan Safety Show yang dikemas secara menarik, sehingga para peserta lebih dapat memahami aspek safety yang terintegrasi dengan business process Perusahaan,” pungkas Ari. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari