Angkasa Pura 2

Secara Umum Pemudik Nataru 2019 Naik 4-7%, Mayoritas ke Kawasan Timur Indonesia

Emplasemen Kokpit KoridorRabu, 5 Desember 2018
20181205_205253

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala BKIP Kementerian Perhubugan Hengki Antariksa mengatakan, secara umum jumlah penumpang mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018-2019 akan naik antara 4-7%. Tapi, khususnya matra darat justru diprediksi turun.

“Memang mudik Natal dan Tahun Baru ini berbeda dengan Lebaran. Saat mudik Nataru, kebanyakan mudik pada ke kawasan timur Indonesia (KTI), seperti Manado, NTT, dan sebagainya,” kata Hengki, saat memberikan pressback grund di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Namun begitu, lanjut dia, Kemenhub tetap melalukan antisipasi dengan maksimal. Dengan harapan, bisa melayani arus mudik dengan baik, serta tingkat keselamatan yang lebih tinggi. Fokus Pemerinah, bagaimana bisa meningkatkan keselamatan transportasi seluruh moda.

“Jumlah kasus kecelakaan dan korban meninggal dunia selama mudk Nataru mendatang harus turun. Dengan kerja keras dan dukungans emua pihak, kita optimis bisa tercapai,” kata Hengki lagi.

Pengguna Angkutan Umum Turun

Sementara, Kasubdit Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Avi Mukti Amin memperkirakan jumlah penumpang angkutan umum melalui jalur darat padaNataru 2019 mengalami penurunan.

“Jika tahun 2017 jumlah pemudik menggunakan angkutan umum jalur darat 4,4 juta orang, tahun ini diperkirakan turun menjadi 4,1 juta atau minus 5,66 persen,” kata Avi.

“Karena mereka akan beralih menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, Pemerintah melalui Kemenhub dan PT Jasa Raharja juga menyelenggarakan mudik gratis untuk masyarakat umum ,” tutur Avi.

Kemenhub siap menggelar mudik gratis menghadapi libur natal dan tahun baru 2019. Mudik gratis kali ini memiliki lima lokasi tujuan, yaitu Yogyakarta, Solo, Semarang, Boyolali dan Malang.

Mudik gratis dengan tujuan lima kota di Indonesia pihak Kemenhub telah menyiapkan 50 bus. “Dari 50 bus yang kita siapkan itu totalnya mampu mengangkut 2.250 penumpang,” jelas Avi.

Pendaftaran mudik gratis masih dilayani, selama persediaan masih ada (seat kosong). Bagi yang berminat, bisa mendaftar melalui situs resmi www.mudikgratis.go.id dan akan ditutup pada 20 Desember 2018.

Bus mudik gratis Nataru 2019 akan diberangkatkan dari Silang Monas, Jakarta pada 22 Desember 2018.

Untuk tujuan ke Yogyakarta, dialokasikan 18 bus dengan total 810 penumpang, Solo 22 bus total 990 penumpang, Semarang 5 bus dengan total 225 penumpang, Boyolali sebanyak 3 bus dengan kapasitas 135 penumpang dan Malang 2 bus dengan kapasitas 90 penumpang.

“Memang mudik Natal dan Tahun Baru ini berbeda dengan Lebaran. Kebanyakan mudik pada ke Indonesia Timur, seperti Manado, NTT, dan sebagainya,” tegas Avi.(helmi)

loading...