Angkasa Pura 2

Laka di Jalan Raya Banyak Libatkan Anak Belasan Tahun, Ini Faktor Penyebabnya

Aksi Polisi Koridor SDMKamis, 6 Desember 2018
IMG-20181206-WA0056

IMG-20181206-WA0055

CILEGON (BeritaTrans.com) – Kepolisian merilis data, setidaknya ada 197 kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari-Oktober 2018. Dalam kasus kecelakaan jalan tersebut, melibatkan anak-anak usia 11-17 tahun dengan moda kendaraan bermotor roda dua.

“Faktor penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas adalah faktor pengendara yang ugal-ugalan, pengendara yang mengendarai dalam kondisi tidak fit, atau mengantuk,” kata Nurhadi Unggul Wibowo, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten dalam Aksi Keselamatan di SMAN I Cilegon, Kamis (6/12/2018).

Faktor lainnya, kata dia, adalah kondisi jalan yang rusak, berlubang, tidak rata, atau terlalu sempit. “Kondisi kendaraan yang tidak sesuai seperti spion yang tidak dipasang, serta ban yang tidak standard menjadi faktor penyumbang kecelakaan tertinggi,” jelas Nurhadi.

Dalam acara ini dihadirkan 2 (dua) orang pembicara untuk mengisi acara tersebut yaitu Allumni Mulki selaku Kepala Seksi Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (SDP) Komersial dan Perintis serta Bambang S, perwakilan dari Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Polda Banten.

Mulki menyampaikan materi paparan seputar Keselamatan Jalan untuk Remaja. Senada dengan pernyataan Nurhadi dalam sambutannya, Mulki menguatkan pernyataan ini dengan menyatakan bahwa 40% kecelakaan di jalan terjadi pada pelajar dari tingkat SMP hingga mahasiswa.

“Salah satu metode untuk meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan jalan adalah dengan melakukan pendidikan dan promosi akan pentingnya keselamatan jalan,” tandas Mulki.(helmi)

loading...