Angkasa Pura 2

Memberdayakan Potensi Ekonomi dan Pariwisata di Sepanjang Jalan Tol Trans Jawa

Destinasi Ekonomi & Bisnis KoridorKamis, 6 Desember 2018
IMG-20181206-WA0031

IMG-20181206-WA0033

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Jalan tol Trans Jawa akan segera diremsikan. Sesuai rencana, Presiden Jokowi akan meresmikan ruas jalan berbayar yang menghubungkan Jakarta-Surabaya itu sebelum akhir tahun nanti. Perlu membangun dan memberdayakan potensi ekonomi di sepanjang jalur tol sepanjang 870 km itu.

Sejalan dengan rencana tersebut, para pemangku kepentingan hendaknya membuat rencana yang baik, mengakomodasikan kepentingan masyarakat sekitar tol. Dan tentunya bisa membuka lapangan kerja baru bagi mereka.

Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan, BUMN operator jalan tol dan Pemda yang dilintasi jalan tol bisa mengambil inisiatif untuk mendorong penciptaan lapangan kerja baru ini.

“Bisa dengan membuat kios berdagang di rest area, bekerja sama dengan operator jalan tol atau lainnnya,” kata Dirjen Budi dalam perbincangan dengan BeritaTrans.com di Jakarta, kemarin.

IMG-20181206-WA0034

Sepanjang jalan tol nanti akan dibangun rest area sesuai ketentuan dan jarak interval tertentu. Rest area itu harus dimanfaatkan untuk membantu membuka lapangan kerja baru.

“Hiruk pikuk mudik Natal, Tahun Baru atau Lebaran misalnya, seharusnya bisa dimanfaatkan warga sekitar menangguk rezeki,” jelas Dirjen Budi.

Tapi caranya harus baik dan legan serta serta taat hukum. Setiap rest area perlu menyiapkan kios khusus untuk warga sekitar, untuk bisa ikut berdagang disana.

Mereka bisa menjajakan produk jajasan khas atau oleh-oleh daerah sekitar. “Pengelola rest area bisa menjalin kerja sama dengan Pemda atau Disperindag setempat.”

“Dengan begitu, mereka akan berusaha dengan tertib. Bukan menjadi pedagang asongan yang masuk dan menjajakan dagangan di jalan tol,” kilah Dirjen Budi.

IMG-20181206-WA0032

Kembangkan Objek Wisata

Selain itu, menurut Dirjen Budi, veiw atau panorama alam yang indah di sepanjang jalan tol Trans Jawa bisa dimanfaatkan untuk membangun wahana permainan dan objek wisata baru yang tak kalah menarik.

“Dengan sentuhan tangan-tangan kreatif dan artistik, view yang indah di sepanjang tol antara Semarang-Ungaran-Salatiga dan seterusnya bisa dikembangkan menjadi objek wisata baru,” papar Dirjen.

Menurut Putra Cilacap ini, BUMN Jasa Marga bersama Pemda dan pihak terkait bisa menggaet investor untuk menanamkan modalnya di bidang pariwisata itu.

Indonesia dikaruniai panorama alam yang indah dan bisa diberdayakan menjadi potensi ekonomi yang menjanjikan. “Jasa Marga bersama Pemda terkait serta pelaku usaha bisa mengembangkan industri pariwisata baru tersebut,” tegas Dirjen Budi.(helmi)

loading...