Angkasa Pura 2

Dibelakukan e-Tilang, Polda Metro: 679 Kendaraan Melanggar dan 193 Telah Diblokir

Aksi Polisi KoridorSabtu, 8 Desember 2018
20181208_092439

20181208_092548

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, sistem tilang elektronika akan mengandalkan kamera CCTV berteknologi canggih. Kamera itulah yang akan memantau pelanggaran lalu lintas dalam sistem tilang electronic electronic traffic law enforcement atau E-TLE di Kota Jakarta.

Selama ini, kamera CCTV ETLE terpasang di Simpang Patung Kuda dan Simpang Sarinah Jakarta Pusat. Kamera CCTV akan memantan dan mencatat semua bentuk pelanggaran pengguna jasa dengan sangat akurat

Sementara, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, setelah lebih dari sebulan tilang elektronik dengan sistem  electronic traffic law enforcement atau E-TLE diterapkan, 193 kendaraan diblokir.

Adapun E-TLE diterapkan sejak 1 November 2018. Sejak saat itu, tercatat ada 679 kendaraan yang melanggar dan diberikan surat tilang dan langsung dikirim ke alamat.

“Jadi dari tanggal 1 November sampai 6 Desember, atau 36 hari, sebanyak 193 kendaraan yang telah diblokir,” ujar Budiyanto, Jumat (7/12/2018).

Tahapan Blokir

Budiyanto mengatakan, kendaraan diblokir apabila tak melakukan tahapan-tahapan dalam sistem tilang elektronik setelah pengendara tersebut melakukan pelanggaran.

Tahapan-tahapan dalam sistem tilang elektronik ini yaitu tiga hari untuk proses konfirmasi, 7 hari untuk proses klarifikasi, dan 7 hari untuk menyelesaikan denda tilang.

“Sedangkan yang sudah membayar denda tilang sebanyak 439 pemilik kendaraan dari 679 pelanggar yang sudah melakukan konfirmasi,” kata dia.

Penerapan tilang ini dilakukan setelah Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan uji coba pada awal hingga akhir Oktober 2018.(helmi/berbagai sumber)