Angkasa Pura 2

Sinergi BUMN Akan Bangun TOD di 3 Stasiun KA di Daerah Tangsel

Emplasemen Koridor SDMSelasa, 11 Desember 2018
IMG-20181211-WA0003

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Kehadiran hunian berbasis transit oriented develeopment (TOD) di tiga stasiun di sebeah barat Jakarta diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat khususnya di Ibukota yang selalu menghadapi kemacetan lalu lintas.

Pemerintah melalui sinergi BUMN yaitu Perum Perumnas, PT KAI, Hutama Karya dan Adhi Karya untuk membangun rumah susun di sejumlah stasiun di Tangerang Selatan. Mereka itu adalah di Stasiun Rawa Buntu, Stasiun Jurangmangu, dan Stasiun Cisauk, Serpong, Tangerang Selatan

“Kita tahu Jakarta macet. Banyak sekali kendaraan lalu lalang di Jakarta. Itu membuat pergerakan harian di Jabodetabek 47,5 juta perjalanannya tiap hari. Dengan membangun TOD, diharapkan kemacetan di Jakarta akan berkurang. Warga Jabodetabek mau naik angkutan umum massal, seperti KRL ini,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Tangerang, kemarin.

Akibat kemacetan lalu lintas tersebut, Menhub menyebut berdasarkan data dari Bappenas, terdapat kerugian sebanyak Rp 67,5 triliun selama satu tahun. Angka berasal dari biaya akibat kemacetan lalu lintas ini.

Bahkan Menhub menyebut kalkulasi kerugian akbat kemacetan yang dialami di wilayah Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun.

Total nilai investasi pembangunan hunian berbasis TOD ini mencapai Rp 6triliun. Perinciannya, hunian di Stasiun Jurang Mangu Rp2,1 triliun, hunian di Stasiun Cisauk Rp831 miliar, dan sisanya sekitar Rp3 triliun untuk hunian di Stasiun Rawa Buntu.

Dari dana tersebut, ditargetkan dapat membangun sebanyak 11.000 hunian baik itu rusunami maupun anami (apartemen sederhana hak milik). Ditargetkan hunian di Rawa Buntu akan selesai pada tahun 2020, Cisauk 2021, dan Jurangmangu 2023.

Turut hadir dalam ground breaking tersebut Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (helmi)

loading...