Angkasa Pura 2

Jelang Nataru, Bambang Pri: Pekerjaan Fisik di Tol Japek Dihentikan Mulai 18 Desember

KoridorKamis, 13 Desember 2018
bambang-prihartono_20180626_163303

JAKARTA (BeritTrans.com) – Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, menjelang mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, seluruh pekerjaan fisik di jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) akan dihentikan, mulai tanggal 18 Desember 2018.

“Langkah itu untuk memberi kesempatan pemudik melintas dengan lancar. Seluruh perjalanan arus mudik dan balik Nataru 2109 diharapkan lancar dan tidak macet di tol Japek,” kata Bambang Pri, di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Selama ini, jalan tol Japek menjadi titik paling macet dalam perjalanan ke arah timur Jakarta atau sebaliknya. Hampir sepanjang waktu macet, karena ada 3 pekerjaan fisik disana, seperti tol eleveted, dan KCIC.

Setelah arus balik Nataru, jelas Bambang Pri, pekerjaan fisik di tol Japek kembali normal. Artinya, bekerja tapi dengan manajemen waktu yang ketat dan terprogram. Diharapkan, dampaknya tak terlalu parah memicu kemacetan lalin,” kilah Bambang Pri.

Tak Bisa Terlalu Lama

Penghentikan pekerjaan di tol Japek tak bia terlalu lama. Paslanya, mereka juga harus bekerja dan dikejar target waktu penyelesaian yang ketat juga.

“Jalan tol elevated misalnya, harus sudah selesai fungsional menjelang mudik Lebaran 2019 mendatang. Jadi, pertengahan Mei mendatang harus sudah selesai dan bisa dilalui pemudik Lebaran nanti,” papar Bambang Pri.

Selama ini, tambah Bambang Pri, proyek di tol Japek diatur sedemikian rupa dan tidak dilakukan bersamaan di satu tempat. “Ada manajemen waktu yang ketat, sehingga tidak menumpuk di satu titik, sehingga memicu kemacetan,” aku dia.

Pihak Jasa Marga juga komit, akan bekerja di windows time yang disepakati bersama, yaitu antara jam 22.00-05.00 WIB.

“Jika akan melaluikan perjalanan malam hari, sebaiknya tidak melintas di Japek. Tapi melalui jalan alternatif,” tegas Bambang Pri.(helmi)

loading...