Angkasa Pura 2

Menhub Dijadwalkan Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara Bali Utara

Bandara KokpitMinggu, 30 Desember 2018
IMG_20181002_064613

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Direktur Jenderal Perhubungan Udara didampingi sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan dijadwalkan meninjau lokasi pembangunan Bandar udara Bali Utara.

Kementerian Perhubungan RI, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah menyepakati Bandara Bali Utara akan dibangun di atas lahan adat seluas 420 hektare di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Rencananya landasan akan dibangun pada koordinat 8°5’6.407″ Lintang Selatan-115°10’11.089″ Bujur Timur sampai 8°4’54.107″ Lintang Selatan-115°12’19.809″ Bujur Timur.

Sebelumnya, pada Konsultasi Publik tentang Bandara Bali Utara di Buleleng, Bali, Direktur Bandar Udara Kemenhub M. Pramintohadi Sukarno menyampaikan bahwa proyek pengembangan bandara di Bali Utara akan didanai melalui skema kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU.

“Bandara ini merupakan proyek yang disiapkan Pemerintah Pusat tanpa APBN. Pemerintah terus mendorong peran aktif dalam mendanai pengadaan infrastruktur transportasi di wilayah-wilayah yang potensial untuk berkembang melalui skema KPBU,” kata Pramintohadi, Ahad (30/12/2018).

Bandara tersebut nantinya dapat meningkatkan keandalan pelayanan transportasi udara di pulau Bali. Selain itu juga mendukung perkembangan wilayah kawasan Bali Utara serta menunjang pertumbuhan kegiatan wisata dan perekonomian Bali khususnya Buleleng.

Saat ini, Bandara Ngurah Rai ultimate capacity sekitar 28.2 juta penumpang per tahun. Penumpang pada lima tahun ke depan diperkirakan mencapai 30 juta per tahun.

“Untuk itu, tahun 2024 Bandara ini diharapkan sudah mulai beroperasi untuk dapat menampung pertumbuhan penumpang,” pungkas dia. (omy)

Foto: Bandara I Gusti Ngurah Rai (dok)