Angkasa Pura 2

Gunakan Paspor Palsu, Satu Keluarga Diamankan Aparat Imigrasi Bandara Soetta

Bandara SDMSelasa, 1 Januari 2019
images-2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Satu keluarga berganggotakan 5 orang menggunakan paspor palsu diamankan petugas imigrasi Soekarno Hatta. Kelimanya yaitu AA (lk/32), AA (pr/33), AM (lk/7), AR (pr/6) dan AMD (lk/8bln) diamankan saat akan berangkat keluar Indonesia melalaui bandara Internasional Soekarno Hatta dengan tujuan London menggukan penerbangan Garuda Indonesia.

Petugas imigrasi mencurigai mereka karena kesulitan menjawab ketika ditanya apa kegiatannya selama berada di Indonesia. Kecurigaan semakin kuat karena secara fisik mereka lebih terlihat seperti orang dari suatu Negara di timur tengah.

Saat petugas imigrasi melakukan interogasi lebih lanjut dengan menggunakan bantuan smartphone dan mengetik kalimat dalam bahasa malta, mereka tidak mengetahui dan tidak bisa membacanya.

“Mereka tidak dapat membaca kalimat dalam bahasa malta. Mereka tidak mengetahui lagu kebangsaan malta dan hari kemerdekaannya” kata Abrian Situmorang, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian.

Dari pengakuan AA sebagai kepala keluarga, mereka mendarat di bali untuk transit namun ditolak masuk dan dikembalikan ke Singapura. Oleh singapura mereka pun ditolak dan kembali bertolak ke Indonesia melalui Batam.

“Mereka mengaku berkewarganegaraan irak dan mereka memperoleh paspor Malta dengan membayar sekitar $5000 per orang” Lanjut Abrian. ‘Saat ini kami sedang menghubungi pihak kedutaannya untuk dipulangkan dan diterbitakan paspor Irak nya.”

Kelima orang tersebut saat ini sedang berada dalam penanganan pihak imigasi soekarno hatta dan ditempatkan dalam ruang detensi untuk menunggu kepulangan mereka yang akan diurus oleh pihak kedutaannya.(helmi)

loading...