Angkasa Pura 2

Mengawali Tahun 2019, Ditjen Hubud Ramp Check 103 Pesawat

Bandara KokpitRabu, 2 Januari 2019
IMG-20190102-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Masih dalam rangkaian angkutab Natal dan Tahun Baru (Nataru), mengawali tahun 2019 inspektur Ditjen Perhubungan Udara melaksanakan ramp check hingga 103 pesawat tersebar di beberapa bandara.

Pengecekan dilakukan oleh Inspektur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara yang terdiri dari personel Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), dan Kantor Otoritas Bandara (OBU) Wilayah I hingga X.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti menjelaskan bahwa fokus utama dalam operasional penerbangan adalah aspek keselamatan dan keamanan.

“Untuk itu, ramp check pesawat dan kesiapan bandara terus dilakukan,” ujar Polana di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Pada 1 Januari, sebanyak 103 pesawat telah diperiksa sehingga total yang telah dilakukan sebanyak 2 092 inspeksi dengan total jumlah pesawat yang diperiksa 546 registrasi pesawat.

Hari pertama 2019, meskipun libur, tidak menyurutkan semangat para inspektur untuk melakukan inspeksi. Selain secara teknis fisik pesawat, pihaknya juga memeriksa kesiapan kru pesawat, baik yang bertugas di kabin maupun kokpit.

Kegiatan rampcheck pada 22 bandara dilakukan oleh inspektur DKPPU dan OBU antara lain Soekarno Hatta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Husein Sastranegara Bandung, Supadio Pontianak, Kualanamu Medan, Hang Nadim Batam, Ahmad Yani Semarang, Adi Sucipto Yogyakarta, Juanda Surabaya, El Tari Kupang, Zainuddin Ambul Madjid Lombok, I Gusti Ngurah Rai Bali, Sultan Hasanuddin-Makassar, Sultan Mahmud Badaruddin II- Palembang, Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Juwata Tarakan, Sam Ratulangi-Manado, Jalaluddin Gorontalo, Pattimura Ambon, Dominique Edward Osok Sorong, Mozes Kilangin Timika dan Sentani Jayapura.

Sementara rampcheck pada 14 bandara lainnya dilakukan oleh inspektur OBU antara lain Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Tjilik Riwuk Palangkaraya, Minangkabau Padang, Depati Amir Pangkal Pinang, Adi Soemarmo Solo, Sultan Thaha Jambi, Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sultan Babullah Ternate, Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fatmawati Bengkulu, Raden Inten II Lampung, Haluoleo Kendari, Frans Kasiepo Biak dan RH Fisabilillah Tanjung Pinang.

Polana menuturkan bahwa kegiatan ramp check merupakan kegiatan yang rutin dilakukan untuk memastikan pesawat telah memenuhi syarat kelaikudaraan.

“Ramp check ada yang rutin kami lakukan dan terjadawal ada pula yang dilakukan saat peak season seperti pada saat musim angkutan udara Lebaran, Liburan Sekolah dan Nataru,” ungkap dia.

Pesawat-pesawat yang telah diperiksa semuanya memenuhi syarat kelaikudaraan. Baik itu dari lisensi pilot, enginering, kabin dan lainnya.

“Semoga dengan semakin ketatnya pengawasan yang kami lakukan melalui rampcheck ini, dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan,” tutup Polana. (omy)

loading...