Angkasa Pura 2

Alhamdulillah, Hasil Tes Narkoba Kru Penerbangan pada Angkutan Nataru Negatif

Bandara Kokpit SDMSelasa, 8 Januari 2019
IMG-20190108-WA0075

IMG-20190108-WA0076

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tes narkoba kru penerbangan pada angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 4-30 Desember 2018 alhamdulillah semua hasilnya dinyatakan negatif.

Pemeriksaan urine menurut Kepala Balai Kesehatan Penerbangan, Sri Murani Ariningsih yang akrab disapa Rindu, merupakan salah satu upaya yang dilakukan Ditjen Perhubungan Udara untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa transportasi udara.

“Dengan memastikan kondisi flight crew (kru pesawat) baik pilot dan pramugari dalam kondisi sehat dan laik terbang,” jelas Rindu di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Pelaksanaannya di beberapa bandara yaitu Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kualanamu Medan, I Gusti Ngurah Rai Bali, Hasanuddin Makassar, Juanda Surabaya, dan Adi Sutjipto Yogyakarta.

Pelaksanaan pemeriksaan urine meliputi tujuh parameter yaitu THC, coccain, methamphetamin, amphetamin, ketamin, morphin, dan benzodiazepin.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti menyampaikan, hasil pemeriksaan yang semuanya negatif menunjukan komit kuat dari para personel penerbangan untuk menjauhi dan tidak menggunakan barang haram yang efeknya buruk bagi kesehatan.

“Semua personel penerbangan harus bebas narkoba dan bagi yang terbukti menggunakan narkoba akan diberikan sanksi sesuai dengan UU Nomor 1 tentang Penerbangan serta Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) atau Civil Aviation Safety Regulation (CASR),” jelas Polana.

Pihaknya akan selalu memprioritaskan keselamatan dan keamanan di setiap lini penerbangan tidak terkecuali pada kru dan pilot.

Dalam penerbangan, Ditjen Hubud tidak mentolerir tindakan yang dapat menjadi penghambat terciptanya keselamatan penerbangan.

“Tes Narkoba bukan hal yang luar biasa, kami melakukannya secara rutin, sehingga dapat mencegah personel penerbangan “nakal” dan mengantisipasi penggunaan narkoba dalam lingkungan kerja,” ungkap dia.

Berikut data selama pemeriksaan narkoba kepada kru pesawat sebagai berikut:

1. 4 Desember 2018 di Bandara Hasanudin, Makasar yang diperiksa 92 orang terdiri dari 87 Flight crew dan 5 FOO, semua negatif;

2. 11 Desember 2018 di Bandara Ngurah Rai, Bali yang diperiksa 100 orang yaitu 98 Flight crew, hasil negatif dan 2 orang tidak bisa urine;

3. 20 November 2018 di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta yang diperiksa 94 orang yaitu 66 Flight crew, 1 AMC, 17 Avsec, dan 10 PKPPK dengan hasil semua negatif;

4. 21 Desember 2018 di Bandara Kualanamu, Medan yang diperiksa 92 Flight crew negatif dan 4 tidak bisa urine;

5. 24 Desember 2018 di Bandara Soetta 314 yang diperiksa 257 Flight crew, 43 ATC, 14 FOO dengan hasil semua negatif;

6. 24 Desember 2018 di Bandara Halim PK 46 Flight crew dengan semua hasil negatif;

7. 30 Desember 2018 di Bandara Soetta 361 orang yaitu 356 flight crew negatif dan 5 orang tidak bisa urine;

8. 30 Desember 2018 di Bandara Halim PK 51 orang yaitu 50 flight crew negatif dan 1 tidak bisa urine;

9. 30 November 2018 di Bandara Juanda, Surabaya diperiksa 97 orang yaitu 87 Flight crew dan 10 ATC dengan hasil semua negatif. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari