Angkasa Pura 2

Di Depan Komunitas Ojol, Dirjen Budi Pastikan Draft RPM Angkutan Daring Selesai Maret 2019

KoridorSelasa, 8 Januari 2019
IMG-20190108-WA0024

IMG-20190108-WA0020

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Sesuai arahan Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) pada bulan Maret 2019, draft kasar Rancangan Peraturan Menhub (RPM) sudah (selesai). Kalaupun ada perubahan pas diskusi nanti.

“Jadi kita sudah ke proses, tinggal butuh waktu,” kata Budi usai mengadakan diskusi bersama perwakilan dari 100 aliansi pengemudi ojek online di Hotel Alila, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Seperti diketahui,  Pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat)  kini tengah merancang aturan terkait angkutan roda dua berbasis aplikasi atau ojek online atau daring.

Aturan itu dalam bentuk Peraturan Menhub (PM) sebagai leading sector-nya Ditjen Hubdat RI. “Targetnya, aturan baru tersebut sudah bisa terbit pada Maret 2019 mendatang,” jelas Dirjen Budi.

Dalam diskusi hari ini, menurut dia, ada empat pilar yang digarisbawahi dalam aturan baru itu, yaitu isu keselamatan, tarif, pemberhentian atau suspension, serta kemitraan.

“Sementara ada empat: suspend, kemitraan, keselamatan dan tarif,” sebua Dirjen Budi.

“Oleh karenanya, saya (Dirjen Budi) harus semangati mereka agar bisa bekerja dan merasa dilindungi pemerintah,” ucap Dirjen Budi.

Hasil diskusi ini, menurut Dirje Budi,  akan dibawa ke dalam seminar nasional bersama para ahli di bidang IT, ekonomi dan bidang terkait lainnya.

Seminar tersebut direncanakan berlangsung pada 10 Januari 2019 mendatang di Jakarta. Akan hadir dama seminar/ FGD tersebut seluruh pihhak terkait, baik regulator, akademisi, operator termasuk perakilan alinasi pengemui ojol.

IMG-20190108-WA0026

Jaga Suasana Kondusif

Pada kesempatan itu, Dirjen Budi mengimbau agar seluruh pengemudi ojek online di Indonesia menjaga suasana agar tetap kondusif selama proses penyusunan regulasi ini berlangsung.

Dirjen Budi didampingi  Direktur AMM Ahmad Yani dan pejabat terkait lainnya,  menjanjikan aturan tersebut rampung pada Maret 2019.

“Selama kami susun (regulasi), mohon untuk dibuat suasana kondusif dan harmonis sehingga tak ada gangguan yang buat tim penyusun bingung. Biarkanlah kami menyusun, dukungan teman-teman agar suasana baik,” tandasnya.

Dirjen Budi menambahkan, guna memastikan aspirasi dari semua pihak tertampung oleh pemerintah.

“Pasti dilibatkan (aplikator). Saat nyusun pasti dilibatkan. Organda pun dilibatkan. Maret Insya Allah jadi, bentuknya PM (peraturan menteri),” tegas Dirjen Budi.(helmi)

loading...