Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Kawal Rencana Pemberlakuan Bagasi Tercatat Berbayar

Bandara KokpitKamis, 10 Januari 2019
IMG_20190110_171459

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengawal rencana pemberlakuan bagasi tercatat berbayar.

Kali ini dilakukan pada penghapusan Free Baggage Allowence (FBA) PT. Lion Mentari Airlines dan PT. Wings Abadi Airlines. Pihaknya meminta kepada seluruh pengelola bandara untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan penumpang.

“Dengan melakukan pengawasan dan monitoring terhadap perubahan ketentuan FBA serta berkoordinasi dengan Distrik Manager dan/atau Station Manager dari maskapai PT. Lion Mentari Airlines dan PT. Wings Abadi Airlines,” jelas Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines agar sebelum Perubahan SOP Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri diberlakukan, agar mensosialisasikan terlebih dahulu kepada pengguna jasa angkutan udara, agar hal ini tidak memberatkan atau menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil laporan dari Otoritas Bandar Udara dan beberapa Unit Penyelenggara Bandar Udara, kondisi di beberapa bandara masih berjalan normal dan lancar.

Belum ada laporan atau temuan penumpang yang membeli bagasi berbayar. Sosialisasi di bandara terus dilakukan dengan menginformasikan melalui pemasangan banner atau spanduk di area bandara.

“Laporan sementara dari pengelola bandara belum ada penemuan penumpang yang membeli bagasi berbayar, kondisi aman, dan lancar. Saya tetap meminta kepada semua pihak untuk terus mensosialisasikan aturan baru ini baik lewat banner, spanduk ataupun memberikan informasi melalui website dan media sosial,” paparnya.

Adapun salah satu langkah yang dilakukan oleh Otoritas Bandar Udara untuk memastikan kondisi tetap aman dan lancar yaitu dengan menempatkan personel security airline di area check in counter.

Polana berharap aturan baru yang diterapkan dua maskapai berbiaya hemat itu, kegiatan angkutan udara tetap memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Kenyamanan pengguna jasa angkutan udara melalui pelayanan yang optimal harus terus ditingkatkan,” pungkas Polana. (omy)

loading...