Angkasa Pura 2

Pelni Optimalkan Aset, Salah Satunya di Kemayoran

DermagaKamis, 10 Januari 2019
IMG-20190110-WA0025

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Pelni mengoptimalkan aset-asetnya di seluruh Indonesia baik di Kantor Pusat, kantor-kantor cabang, kapal, dan beberapa bangunan gedung di Jakarta.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan, pihaknya memiliki 176 lokasi aset berupa gedung dan tanah di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Medan, Batam, Pontianak, Bitung, Ambon, Kupang, Sorong, Manokwari, Jayapura hingga Merauke.

“Misalnya kejadian konsleting listrik gedung PELNI Kemayoran pada tahun 2010 menyebabkan kebakaran pada lantai 11, namun gedung masih tetap beroperasional setelahnya,” ujar Ridwan di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Tahun 2017, pihaknya memfokuskan untuk perbaikan gedung hingga dinyatakan layak keselamatan sesuai dengan ketentuan Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta.

“Hasil perbaikan yang telah dilakukan oleh satu tahun terakhir, gedung sudah dinyatakan layak keselamatan. Terhitung sejak 26 Desember 2018,” katanya.

Dengan dinyatakan layak keselamatan, Pelni kembali memasarkan gedung untuk komersial, terbuka peluang kerja sama dalam bentuk BOT, BTO, KSO, KSU atau Sewa. Letaknya yang strategis di Jakarta Pusat dan akses yang mudah, gedung memiliki nilai komersial tersendiri.

Rencana peruntukannya bisa untuk sekolah kejuruan, hotel, fitness, kuliner, wedding hall, dan lainnya.

Gedung dengan dominasi cat berwarna coklat ini dilengkapi lapangan parkir, di depan, belakang dan samping gedung.

“Bangunannya terdiri dari 11 lantai dan 1 lantai basement dilengkapi dua pintu gerbang dan lapangan parkir. Pelni akan mengoptimalkan untuk komersial.

Dia mengemukakan, bagi investor atau calon mitra yang tertarik dengan Gedung Pelni Kemayoran dapat menghubungi Divisi Pengelolaan Aset PT Pelni (Persero) di Kantor Pusat, Jalan Gajah Mada No.14, Jakarta Pusat. (omy)

loading...