Angkasa Pura 2

Bagasi Berbayar, YLKI: Ini Kenaikan Tarif Pesawat Terselubung

KokpitJumat, 11 Januari 2019
Tulus Abadi

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kenaikan tket pesawat terbang dilakukan secara terselubung. Modusnya dengan kewajiban membayar bagasi penumpang, yang selama ini dibebaskan oleh maskapai penerbangan nasional.

Setelah Lion Air mengenakan kebijakan baru, yakni bagasi berbayar, hal serupa akan diikuti oleh Citilink Indonesia. Tidak menutuo kemungkinan, langkah serupa akan ditiru oleh maskapai lain di Indonesia.

“Kemenhub sendiri  sudah memberikan lampu hijau untuk hal tersebut. Namun diperlukan waktu dua minggu untuk sosialisasi,” kritik Ketua YLKI Tulus Abadi dalam siaran pers kepada BeritaTrans.com di Jakarta. Kamis (10/1/2019) malam.

Bagi YLKI, papr Tulus,  ini bukan perkara sosialisasi saja, tetapi menyangkut hak konsumen yang berpotensi dilanggar. Sebab faktualnya pengenaan bagasi berbayar pengeluaran konsumen untuk biaya transportasi pesawat menjadi naik.

“Dengan demikian, bagasi berbayar adalah kenaikan tarif pesawat secara terselubung. Pengenaan bagasi berbayar berpotensi melanggar ketentuan batas atas atas tarif pesawat,” jelas Tulus.

Kemenhub Seharusnya Mengatur

Oleh karena itu, menurut Tulus,  seharusnya Kemenhub bukan hanya meminta pihak maskapai untuk menunda pemberlakuan bagasi berbayar. “Tetapi,  juga mengatur besaran dan mengawasi pelaksanaan bagasi berbayar tersebut,” kilah Tulus.

Jika tak diatur diawasi,  menurut YLKI, maka pengenaan bagasi berbayar adalah tindakan semena-mena maskapai. “Pasalnya, hal tersebut bisa menyundul tarif batas atas bahkan menyundul tarif maskapai yang selama ini menerapkan _full services policy_, seperti Garuda, dan Batik,” sebut Tulus.

Sementara service yang diberikan Lion Air, dan nantinya Citilink masih berbasis _Low Cost Carrier_. Ini jelas tindakan tidak adil bagi konsumen.

“Kalau bagasi berbayar diterapkan tanpa standar harga yang jelas, lalu apa gunanya kebijakan tarif batas atas dan batas bawah pada pesawat,” tandas Tulus.(helmi)

 

loading...