Angkasa Pura 2

Ciptakan Aplikasi Perjalanan Wisata, Antarkan Dua Mahasiswa Unej Raih Juara FYI 2018

Destinasi Figur Koridor SDMJumat, 11 Januari 2019
IMG-20190111-WA0007

IMG-20190110-WA0018

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dinamika di masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia, membuat pariwisata atau travelling makin dibutuhkan. Travelling atau wisata kini sudah menjadi kebutuhan masyarakat, bukan barang mewah dan hanya dilakukan kelompok elit.

“Atas dasar itulah, kami mahasiswa FIK Universitas Negeri Jember (Unej) membuat aplikasi FIFGROUP Traveling yang kemudian diajukan di ajang FYI 2018,” kata Umroh Mahmudah dan Putra Adi, peraih juara V FYI 2018 dalam perbincangan dengan BeritaTrans.com di The Breeze BSD, kamrin.

Pada ajang  FYI 2018, Tim Unej berhasil meraih juara V dari 15 nimonasi yang masuk babak final. Sedang total peserta atau proprosal yang ikut  dalam lomba ide  bisnis atai FYI sebanyak 111 peserta. Dengan usaha kuat serta argumentasi akurat di depan dewan juri, Tim Unej menjadi juara meskipun perinkat kelima.

Menurut kedua mahasiswa itu, mereka tertarik mengembangkan ide bisnis khususnya aplikasi di bidang travelling. Kemudian disinergikan dengan FIFGROUP dengan salah satu produknya pembiayaan Wisata Religi.

“Melalui ajang ide bisnis ini, kita ciptakan FIFGROUP Travel. Kita membuat aplikasi IT untuk memudahkan masyarakat membiayai kebutuhan biaya perjalanan, baik perjalanan religi seperi Haji dan Umroh atau perjalanan ke Yeirussalem Palestina bagi umat Kristiani atau ziarah ke Sungai Gangga bagi umat Hindu dan lainnya,” kata Adi menambahkan.

Bagi Putra Adi, keikutsertaannya di FYI bukan yang pertama. Meski diakui, pada periode sebelumnya proposal yang diakukan belum masuk nominasi apalagi juara.

“Berbekal pengalaman di FYI sebelumnya, serta tantangan untuk memberikan kemudiaan masyarakat mencari pendanaan bagi perjalanan wisata, maka kami ciptakan aplikasi ini,” papar Adi.

Tetap Hat-Hati dan Profesional

Kendati begitu, menurut Umroh Mahmudah, aplikasi FIFGROUP Travel itu tetap mengedepankan aspek kehati-hatian. Aplikasi perjalaan wisata ini membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan.

“Tapi, analisa kredit dan aspek kehati-hatian serta profesionalisme harus tetap dikedepanka,” papar Umroh.

Menurut Umroh, sasaran kami adalah masyarakat dengan penghasilan tetap atau kelas menengah atas. Kemudahan diberikan, tapi tetap hati-hati. Dan aspek bisnis untuk mencari untung bisa tercapai.

“Dengan begitu, ada jaminan kemastian mereka bisa mengembalikan dana pinjaman perjalanan yang dikucurkan FIFGROUP nanti,” terang Umroh.

Aplikasi travel ini hanya sebuah alat. Tujuannya untuk membantu masyarakat udah mendapatkan akses pembiayaan yang mudah, enak dan terjangkau, khususnya di FIFGROUP.

“Tapi, profesionalisme tinggi harus dijunjung tinggi. Inilah bagian dari gerakan anak muda millenial saat ini,” tegas Umroh yang diamini Putra Adi.(helmi)

loading...