Angkasa Pura 2

Tarif Penerbangan Turun, Tapi INACA Klaim Tetap Fokus pada Keselamatan

Bandara KokpitSenin, 14 Januari 2019
IMG-20190113-WA0024

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirut Garuda Indonesia, Tbk Ari Askhara mengatakan, penurunan tarif penerbangan domestik ini seluruh maskapai akan tetap dan terus meningkatkan safety penumpang. Keselamattan penerbangan harus tetap nomor satu dibandingkan yang lainnya.  

“Penurunan yang dilakukan ini bukti kepedulian operator terhadap kebutuhan masyarakat atas accessibility transportasi udara, di tengah kesulitan maskapai nasional yang sudah cukup lama terjadi,” kata Ari di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Ketua Umum INACA memastikan penurunan tarif tiket penerbangan tersebut sesuai dengan koridor regulasi dan aturan tata kelola industri penerbangan nasional dan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dengan tetap meningkatkan pengawasan atas safety dan maintenance seluruh pesawat.

Penyesuaian struktur penerbangan ini bisa dilakukan melalui pengurangan biaya layanan penerbangan tersebut khususnya pada aspek biaya pendukung layanan kebandarudaraan dan biaya navigasi.

Ari juga memastikan, maskapai dapat melakukan penyesuaian cost structure operasional layanan penerbangan sehingga dapat menurunkan tarif tiket penerbangan.

Sekjem INACA Tengku Burhanudin menambahkan, penurunan biaya penerbangan bahkan bisa menelan besaran tarif sampai 20-60 persen yang dari sisi maskapai diperoleh dari sisi maskapai sekitar 34 persen. Selebihnya diperoleh dari mitra kerja yang lain seperti bandara, AirNav serta PT Pertamina sebagai penyedia avtur.

“Kita sepekat menurunkan struktut biaya bersama-sama. Kalau hanya dibebankan kepada maskapai ya tidak mampu. Semua harus berperan dan ikut berkontribusi dalam efisiensi dan menekan biaya penerbangan domestik ini,” tandas Tengku.

Dirut AP 2 M.Awaluddin menambahkan, pihaknya sepakat berkontribusi dan memberikan insentif sesuai tupoksi dan bidang tugas sebagai operator bandara.

“Insentif diberikan tapi tetap komit pada keselamatan penerbangan. Kewenangan AP 2 itu antara lain landing fee, PSC dan layanan darat lainnya. Tapi harus dipastikan tidak mengganggu aspek keselamatan penerbangan,” tegas Awaluddin.(helmi)

 

loading...