Angkasa Pura 2

5 Tahun ke Depan, ASDP Akan Membangun 54 Kapal Untuk Perkuat Alat Produksi

Dermaga Destinasi KoridorJumat, 18 Januari 2019
IMG-20190116-WA0023

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Selama lima tahun ke depan, PT ASDP Indonesa Ferry akan membangun 54 kapal ro oro berbagai jenis dan ukuran. Alat produksi ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan sekaligus menambah pendapatan bagi perusahaan ke depan.

Kapal merupakan alat produksi utama yang akan dioperasikan, untuk memperkuat segmen usahanya di bidang penyeberangan. Usaha inti ASDP adalah di bidang penyeberangan dan kepelabuhanan.

“Dari jumlah tersebut (54 kapal), sebanyak 11 kapal akan datang secara bertahap di tahun 2019,” kata Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi di Jakarta, kemarin.

Tahun 2019 ASDP membangun beberapa demaga di pelabuhan yang dikelolanya. Termasuk dermaga di Pelabuhan Merak, Banten dan Bakauheni Lampung. Inilah lintasan penyeberangan utama dan paling ramai di Indonesia.

Menurut Ira, saat ini pendapatan perusahaan ASDP yang paling besar dari jasa penyeberangan, disusul jasa kepelabuhanan dan sektor usaha lainnya di Tanah Air.

Sampai tahun 2019 ini, ASDP mengoperasikan ratusan kapal roro berbagai jenis dan ukuran. Kini, tercatat ada 234 lintasan penyeberangan yang di layani kapal-kapal BUMN ini.

“Dari jumlah tersebut, ada 53 lintasan penyeberangan sudah komersial. Selebihnya masih penugasan dari negara, dalam rangkan melayani masyarakat sekaligus menopang arus logistik nasional, termasuk di kawasan 3 T,” jelas Ira.

Kapal Ternak dan Pariwisata

Sampai tahun 2019, ASDP bukan hanya mengoperasikan kapal roro (untuk kendaraan dan penumpang). Tapi, juga mengoperasikan dua kapal ternak dengan trayek Kupang-Tanjung perak-Tanjung Priok (Jakarta).

Selanjutnya menggoperasikan dua kapal wisata masing-masing di Labuan Bajo NTT, (KMP Komodo), dan KMP Ihan Batak di Danau Toba (Sumatera Utara).

“Manajemen ASDP juga telah mengoperasikan dua kapal kargo, untuk melayani trayek tol laut yang merupakan penugasan dari negara,” tandas Ira.(helmi)

loading...