Angkasa Pura 2

Renstra Kemenhub 2015-2019, Ditjen Hubdat akan Tambah Peralatan Jalan di 33 Provinsi

Bandara Dermaga Emplasemen KoridorJumat, 18 Januari 2019
Gedung_Kemenhub1-553x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada tahun 2019, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggiatkan rencana pembangunan sarana dan prasarana untuk menunjang konektivitas.

Dalam hal ini, sederet program kerja menjadi prioritas untuk menuntaskan Rencana Strategis Kementerian Perhubungan Renstra (Kemenhub) Tahun 2015-2019.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub misalnya, akan menambah perlengkapan jalan di 33 provinsi di Indonesia, dan membangun pelabuhan penyeberangan di 4 lokasi.

“Kemudian membangun dermaga penyeberangan di 10 lokasi, serta pembangunan kapal Ro-Ro sebanyak 3 unit,” sebut akun @kemenhub151.

Kemenhub dibawah kepemimpinan Budi Karya Sumadi dan pejabat eselon I termasuk Dirjen Hubdat Budi Setiyadi hampir tak pernah libur. Setiap akhir pekan, tetap aktif bekerja bahkan melakukan kunjungan kerja ke daerah menyapa dan berdialog dengan masyarakat.

Selain menyampaikan pesan-pesan keselamatan sesuai tupoksi Kemenhub, para pejabat itu terus memantau dan mengoptimallan pembangunan proyek transportasi di Tanah Air.

Di sektor perkeretaapian, lanjutnya, nantinya akan dibangun jalur kereta sepanjang 150,4 kilometer spoor (km’sp) dan jalur ganda sepanjang 210 km’sp. Sementara rel kereta sepanjang 32 km’sp akan direaktivasi.

Sektor perhubungan laut pun tidak luput. Menurut target Kemenhub, penumpang akan menikmati fasilitas angkutan perintis di 152 trayek hingga 2019.

Pembenahan pelabuhan di 39 lokasi juga menjadi bagian dari prioritas perencanaan pembangunan konektivitas pada tahun depan.

Untuk meningkatkan kenyamanan mobilisasi udara, pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan bandara di 40 lokasi.

Selain itu, meningkatkan pelayanan angkutan perintis dari bandara menuju 198 rute untuk penumpang dan 40 rute untuk mendukung aktivitas kargo.(helmi)

loading...