Angkasa Pura 2

TransJakarta Angkut 190 Juta Penumpang di Tahun 2018

KoridorJumat, 18 Januari 2019
20190122_071939

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, TransJakarta akan berupaya sekuat tenaga untuk terus meningkatkan layanannya, memperluas jangkauannya. Dengan begitu, layanan transportasi umum makin baik dan kemacetan lalin di Jakarta bisa ditekan.

Di tahun transportasi terintegrasi 2019, PT TransJakarta komit mengintegrasikan antarmoda -dengan lahirnya MRT dan LRT yang berbasis rel- dan dengan angkutan berbasis jalan yang bertrayek hingga sampai bus kecil yang dulu dinamakan angkot.

Tanggal 15 Januari 2019 lalu, adalah tepat berusai 15 tahun beroperasinya TransJakarta. Banyak suka duka dilalui, dan kini bus TransJakarta makin diminati masyarakat.

Dengan keberanian seorang Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di tahun 2004 lalu, untuk melahirkan layanan angkutan umum massal yang menjadi BRT (bus rapid transit) terbesar di Asia Tenggara. “PT. Transportasi Jakarta hari ini dapat melayani 190 juta pelanggan di 2018 lalu dengan hampir 9000 orang insan TransJakarta,” sebut akun @pemprov dki jakarta dan @dishub dki jakarta.

Setelah 15 tahun beroperasi, PT TransJakarta hadir bukan hanya sebagai operator angkutan umum massal di Kota Jakarta. TransJakarta juga integrator layanan dari berbagai mitra yang telah menjadi bagian dari transportasi di Jakarta ini.

PT TransJakarta dengan ratusan armada milik sendiri dan mitranya, telah membuktikan relevansinya. Masyarakat pun layak menyamppaikan terima kasih insan PT. Transportasi Jakarta. Dan Terima kasih pula para pelanggan TJ yang telah membuat hidup kita semua relevan, bermakna bagi sesama.(helmi)