Angkasa Pura 2

Dirjen Budi Tegaskan ODOL Harus Selesai 2020

KoridorRabu, 23 Januari 2019
IMG-20190122-WA0048

BANTEN (BeritaTrans.com) – Penanganan masalah oberdikension dan overloading (ODOL) tahun 2020 harus bisa diselesaikan. Dengan target menyelesaikan persoalan ODOL di tahun 2020, diharapkan jembatan timbang (JT) yang masih memiliki kesan negatif bisa segera dihilangkan.

Karenanya, perlu intervensi dari masyarakat terlalu dalam untuk segera membenahi kinerja di Jembatan Timbang di berbagai daerah di Indonesia.

“Kalau ada JT yang berfungsi tidak benar. Apalagi karena ulah segelintir oknum. Sehingga, kinerja pegawai kita terpengaruh, maka lebih baik tutup saja kalau seperti itu,” kata Dirjen Hubdat Budi pada Pembekalan Teknis Satker dan Pembahasan Pagu Kebutuhan Tahun Anggaran 2020, di Grand Zuri Hotel BSD City- Serpong, Banten, Selasa (22/1/2019).

Harapan saya, lanjut dia, kemajuan (selama tahun 2018) ini bisa diikuti oleh yang lain dengan mencontoh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah IV Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

“Saat ini, BPTD Riau sudah berhasil memasukkan 2 tersangka (pelanggar ODOL) ke proses hukum,” ujar Dirjen Budi.

Diakui Dirjen Budi memang tidak mudah untuk mengawal pemberantasan ODOL ini. Ditjen Hubdat bahkan sampai meminta bantuan pihak Kepolisian untuk dapat menindak para pelaku ODOL.

“Ini memang butuh anggaran. Intinya pada aspek ODOL kita sudah ada kemajuan. Harapan saya nanti dapat diikuti dari daerah yang lain,” tandas Dirjen Budi.(helmi)

loading...